SriwijayaPost/

Ini Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Membuat Orang-orang Beriman Menangis

Allah SWT juga telah memuliakan umat ini (Muhammad SAW) dengan lima kemuliaan: - Allah SWT menjadikan mereka lemah supaya tidak sombong.

Ini Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Membuat Orang-orang Beriman Menangis
Ist
Ilustrasi

2. Dahulunya aku berpakaian dan ketika berbuat dosa ditelanjangi, sebaliknya ummat Muhammad SAW berbuat dosa dengan telanjang dan Allah SWT memberi pakaian kepada mereka.

3. Ketika aku berbuat dosa dipisahkan dengan istriku, tetapi ummat Muhammad SAW berbuat dosa dan tidak dipisahkan dengan istrinya.

4. Saya telah berbuat dosa di dalam surga, sehinggga dikelurkan daripadanya, sebaliknya ummat Muhammad SAW berbuat dosa di luar surga kemudian dapat masuk surga sesudah taubat.

Ka’bul Ahbaar berkata: Saya telah membaca dalam kitab yang diturunkan Allah SWT kepaa Nabi Musa as:

“ Ya Musa, dua rakaat disembahyangkan oleh Muhammad (Ahmad) dan umatnya di kala pagi (subuh), saya ampunkan baginya (yang megerjakannya) semua yang terjadi pada malam dan siang harinya, bahkan ia langsung di bawah lindungan-Ku. Ya Musa, empat rakaat dikerjakan oleh Ahmad dan ummatnya yaitu salat zuhur, saya beri dengan rakaat pertama pengampunan, dan dengan raaat kedua, aku beratkan timbangan mereka, dan dengan rakaat ketiga, Aku kerahkan malaikat bertasbih dan membacakan istighfar untuk mereka, dan dengan rakaat keempat, aku bukkan bagi mereka pintu-pintu langit sehingga bidadari dapat mengintai mereka.

Ya Musa, empat rakaat dikerjakan oleh Ahmad dan ummatnya yaitu ashar, tiada seorang malaikat di langit dan di bumi melainkan memintakan ampun bagi mereka, dan siapa yang telah dimintakan ampun oleh malaikat maka tidak akan saya siksa. Ya Musa, tiga rakaat dikerjakan oleh Ahmad dan ummatnya ketika terbenam matahari, Aku bukakan untuk mereka pintu-pintu langit, dan tiada meminta sesuatu hajat melainkan pasti Aku berikan padanya. Ya Musa, empat rakaat dikerjakan oleh Ahmad dan ummatnya ketika terbenam mega merah, dan itu bagi mereka lebih baik daripada dunia seisinya, dan terlepas dari dosa-dosa mereka bagaikan baru lahir dari perut ibu mereka.

Ya Musa, jika Ahmad dan ummatnya berwudhu’ sebagaimana yang Aku perintahkan, maka Aku beri untuk tiap tetesan air mereka, surga yang lebar (luas)nya selebar langit dan bumi. Ya Musa, Ahmad dan ummatnya puasa pada tiap tahun sebulan Ramadhan, maka Aku berikan kepada mereka untuk puasa setiap harinya, satu kota di surga, dan tiap kebaikan yang mereka lakukan yang sunat mendapat pahala sebesar pahala fardhu dan Aku berikan untuk mereka lailatul qadri. Siapa yang membaca istighfar pada malam itu satu kali, dengan sungguh-sungguh dan menyesal dalam hatinya, kemudian ia mati pada malam itu atau pada bulan itu, Aku beri untuknya pahala tiga puluh orang mati syahid.

Ya Musa, di antara umat Muhammad SAW ada orang-orang yang berdiri di atas tempat-tempat yang tinggi untuk mengumandangkan syahadat an laaa ilaha ilallah, maka pahala mereka bagaikan pahala para Nabi dan rahmat-Ku wajib buat mereka, sedang murka-Ku jauh dari mereka, dan tidak akan Aku tutup bagi mereka pintu taubat selama mereka bersyahadat an laa ilaaha illallah. (Mempercayai kalimat bahwa tiada Tuhan yang disembah selain Allah).”

Abu Hurairah ra berkata, Nabi SAW bersabda:

Sesungguhnya pertama orang yang akan dipanggil pada hari kiamat ialah Nabi Nuh as beserta umatnya, lalu ditanya: “Apakah anda telah menyampaikan apa yang Aku turunkan kepadamu?”

Halaman
1234
Penulis: Aminudin
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help