Terbukti Terlibat Narkoba, Pratu S Terancam Dipecat

Sang oknum berpangkat Pratu tersebut, diamankan pihak kepolisian setelah tertangkap saat transaksi peredaran narkoba.

Terbukti Terlibat Narkoba, Pratu S Terancam Dipecat
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa saat menunjukkan barang bukti sabu dan ekstasi pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Kamis (26/11). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Seorang oknum TNI berinisial S, tak berkutik saat ditangkap polisi. Sang oknum berpangkat Pratu tersebut, diamankan pihak kepolisian setelah terbukti terlibat transaksi peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Penangkapan terhadap Pratu S yang diketahui bertugas di Prabumulih tersebut, dilakukan oleh pihak kepolisian dari Tim Khusus Unit I Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel di halaman Rumah Makan Tahu Sumedang Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim, Rabu (25/11) pukul 20.00.

Setidaknya, dari penangkapan yang dilakukan dengan cara undercover bay tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa satu kantong sabu seberat 50,28 gram atau senilai Rp 50 juta serta dua butir ekstasi berwarna biru dengan logo E dan juga puluhan klips transparan dan timbangan digital.

Selain mengamankan sang oknum beserta barang bukti, dalam penggrebekan tersebut, pihak kepolisian ikut mengamankan dua orang warga sipil, Asep (43) dan Rico Yanuarsyah (28) yang juga turut serta dalam transaksi peredaran narkoba yang berhasil diamankan tersebut.

Namun, usai dilakukan penangkapan dan diketahui merupakan oknum TNI, Pratu S pun langsung diserahkan ke Denpom Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kesatuannya. Sedangkan, untuk kedua tersangka warga sipil dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Menurut keterangan tersangka Asep saat ditemui pada gelar tersangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Kamis (26/11), kejadian penangkapan tersebut berawal saat seorang adik dari temannya meminta untuk dicarikan barang haram tersebut.

Lantaran tak enak hati jika tak ditolong, ia pun akhirnya menolongnya dengan berusaha mencarikan kepada kenalannya,.

"Saya tahu dan kenal kalau Pratu S biasa memiliki barang haram tersebut. Maka dari itu, saya mencoba menghubunginya dan benar saja saat itu memang ada," jelasnya.

Setelah itu, dikatakan tersangka Asep warga Jalan Cambai Jaya RT 01/4 Kelurahan Cambai Kota Prabumulih ini, ia dan Pratu S pun akhirnya sengaja mengajak berjanjian untuk bertemu di Rumah Makan Cambai Jaya Prabumulih.

"Pratu S mengajak ketemuan untuk memastikan pembeli serta uangnya. Dan setelah jelas, baru mengambil barang haram itu di Muaraenim bersama-sama," terangnya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved