SriwijayaPost/

20 Fakta Mencengangkan dari Tenggelamnya Kapal Titanic yang Mungkin Belum Anda Ketahui

"Inilah beberapa fakta mencengangkan dari tenggelamnya kapal Titanic, yang mungkin belum anda ketahui, yaitu:"

20 Fakta Mencengangkan dari Tenggelamnya Kapal Titanic yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Viral Thread
Kapal Titanic (kiri) saat masih utuh, dan sisa bangkai kapal Titanic yang tenggelam (kanan). 

SRIPOKU.COM -- Kapal Titanic mungkin masih menjadi salah satu kapal paling ikonik sepanjang sejarah dan juga merupakan salah satu kapal paling megah dan mewah pada masanya.

Dikutip dari Viral Thread (13/11/2015), hampir sebagian besar orang mengetahui tragedi naas yang menimpa kapal ini, saat menabrak gunung es ketika tengah berlayar pada tahun 1912.

Kisah ini pun diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, dimana film tersebut merajai puncak Box Office pada tahun 1997.

Baca Juga: Sejumlah Pria Minta Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-gara Dokter Cantik Berdarah Melayu Ini
Baca JugaWanita Malang Ini "Dicumbui" Enam Kali Sehari oleh Penculiknya

Lebih dari satu abad yang lalu, pada 15 April, R.M.S Titanic yang diklaim tak akan dapat tenggelam, dan merupakan kapal terbesar yang pernah berlayar, menghilang diantara arus air.

Meskipun tragedi tenggelamnya Titanic juga menjadi bagian dari cerita layar lebarnya, ada beberapa fakta mencengangkan dari tenggelamnya kapal Titanic, yang mungkin belum anda ketahui, yaitu:

1. Titanic awalnya dilengkapi dengan 64 perahu sekoci. Namun Titanic diketahui saat itu hanya membawa 20 kapal sekoci. Bahkan, hampir sebagian besar kapal sekoci tak terisi penuh.

2. Salah seorang kepala juru masak, Charles Joughin, dilaporkan berenang selama dua jam di air yang sangat dingin, sebelum nyawanya akhirnya bisa diselamatkan.

Ia mengatakan kalau ia bisa selamat akibat mengkonsumsi whiskey yang cukup banyak, sebelum Titanic tenggelam.

3. Setelah menabrak gunung es, butuh waktu selama dua jam dan empat puluh menit sebelum akhirnya Titanic tenggelam ke dasar air.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Darwin Sepriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help