SriwijayaPost/

Buang Sampah ke Sungai, Sanksinya Membersihkan Sungai 20 Meter

Sanksi tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lahat, No 1 tahun 2010 lampiran 59 pertanggal 20 Oktober - 31 Desamber 2015.

Buang Sampah ke Sungai,  Sanksinya Membersihkan Sungai 20 Meter
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Camat Lahat, Kamran SE bersama petugas kebersihan membersihkan sampah di aliran ayek apul. 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Bagi warga Kota Lahat, yang kedapatan membuang sampah sembarangan di sepanjang aliran Sungai Ayek Apul dan beberapa aliran sungai lainya akan disanksi membersihkan saluran sepanjang 20 meter.

Sanksi tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lahat, No 1 tahun 2010 lampiran 59 pertanggal 20 Oktober - 31 Desamber 2015.

Hal tersebut seperti yang ditegaskan Camat Lahat, Kamran SE. Menurutnya, warga yang kedapatan membuang sampah disepanjang aliran sungai meski sampah yang dibuang sedikit akan dihukum membersihakan aliran sepanjang 20 meter. Jika tida dipatuhi, maka yang bersangkutan akan diberikan denda sebesar Rp 5 juta.

“Ya kita akan terapkan sanksi itu, jadi jangan coba-coba warga untuk membuang sampah di sepanjang aliran sungai. Jika tidak akan dihukum membersihkan kawasan tersebut sepanjang 20 meter atau membayar denda sebesar Rp 5 juta,”tegasnya, saat kegiatan Jumat bersih.

Lebih lanjut dikatakan Kamran, tujuan sanksi yang diberikan bukan dari nilai denda yang diberikan atau hukuman yang dijalani. Namun sebagai salah satu upaya bersama dalam membudayakan hidup bersih, sehat dan nyaman. “Ini sanksi tegas untuk membuat jerah. Kita terus mensosialisasikan agar warga mengetahui aturan ini,"jelasnya.

Terpisah Sekda Lahat, Nasrun Aswari, SE MM selain soal sanksi dirinya ingin semua warga tahu kalau membuang sampah sembarangan akan berdampak kepada warga itu sendiri.

Apalagi saat musim hujan tiba. Tumpukkan sampah bisa menyebabkan banjir, berpengaruh kepada kebersihan, kesehatan dan kenyamanan lingkungan. Kemarau panjang yang melanda membuat sampah yang ada tidak hanyut.

"Hujan sudah lama tak turun. Jika sampah berserakan saat hujan tiba bisa terjadi banjir. Dampaknya warga itu sendiri,"imbaunya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help