Calon Bupati Wajib Siapkan Rekening Kampanye

Ketentuan ini berlaku baik bakal calon perseorangan maupun yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik...

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tahapan Pendaftaran Bakal calon Bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2015 yang akan berlangsung 26-28 Juli 2015, wajib menyertakan rekening khusus dana kampanye.

Ketentuan ini berlaku baik bakal calon perseorangan maupun yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang telah memenuhi syarat sesuai perundang-undangan.

Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi Hukum, Pengawasan, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Ahmad Naafi SH MKn mengingatkan, bahwa tahapan pendaftaran pasangan calon yang berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 26, 27, 28 Juli 2015 mendatang, didahului dengan pengumuman pendaftaran pasangan calon mulai tanggal 14 sampai dengan 25 Juli 2015 oleh KPU.

Menurut mantan wartawan Harian Umum Sriwijaya Post ini sesuai PKPU Nomor 8 Tahun 2015 Pasal 13 dan 14, salinan rekening khusus dana kampanye menjadi dokumen persyaratan pencalonan disampaikan pada saat pendaftaran dan menjadi lampiran pada LADK dan LPPDK.

“Pembukaan rekening pada bank umum bagi pasangan calon ini akan menjadi dokumen persyaratan pada saat pendaftaran pasangan calon 26 sampai 28 Juli mendatang,” ungkap A Naafi SH MKn, Minggu (5/7/2015).

Lebih jauh Ahmad Naafi merinci, bahwa dana kampanye yang berbentuk uang yang bersumber dari pasangan calon dan atau partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon perseorangan dan sumbangan yang sah menurut hukum dari pihak lain, wajib dicatat dan ditempatkan pada rekening khusus dana kampanye sebelum digunakan untuk kegiatan kampanye pemilihan.

“Kampanye pemilihan akan berlangsung 27 sampai dengan 5 desember 2015, yang jadwalnya akan ditetapkan KPU Kabupaten begitupula pembatasan dana kampanye,” kata alumnus Fakultas Hukum Unsri.

Mengenai tindak lanjut terhadap peraturan KPU tentang kampanye dan rekening dana kampanye ini, dalam waktu dekat KPU Kabupaten sudah merancang Surat Keputusan mengenai pembatasan pengeluaran dana kampanye peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2015.

Keputusan ini akan segera diplenokan usai bimbingan teknis mengenai laporan dana kampanye di Jakarta yang berlangsung 6-8 Juli 2015.

Naafi menjelaskan pula, bahwa dalam melaksanakan kampanye pasangan calon atau partai politik maupun gabungan partai politik pengusung, membentuk tim kampanye yang disampaikan kepada KPU Kabupaten, Panwas kab dan Polri sesuai tingkatannya.

Kampanye yang diselenggarakan oleh KPU kabupaten yang bersumber dari dana APBD berbentuk debat publik, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga dan iklan di media cetak elektronik.

Sementara kampanye yang dilakukan pasangan calon berupa pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka atau dialog dan kegiatan lain yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan.

Ketua KPU Provinsi Sumsel, H Aspahani mengatakan sudah mengutus komisioner divisi hukum dan dua staf sekretariat, untuk mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas pelayanan dan fasilitasi dana kampanye yang berlangsung di KPU RI tanggal 6-8 mendatang.

Aspahani menilai bimtek ini sangat penting dan akan segera disosialisasikan kepada KPU Kabupaten Penyelenggara Pilkada dalam waktu dekat. (Abdul Hafiz).

Tags
pemilukada
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved