Gara-Gara Cemburu Buta, Rustari Tewas Ditangan Adik Ipar

Saat itulah Ujang mencabut pisau dan menusuk dada dan perut korban sebanyak tiga lubang.

Gara-Gara Cemburu Buta,  Rustari Tewas Ditangan Adik Ipar
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Peristiwa tragis menimpa Rustari bin Paiman (30). Gara-gara cemburu buta, pria ini tewas di tangan Ujang bin Jamudin (25) yang tak lain adik kandung istrinya, Senin (2/2/2015) malam. Korban dihabisi oleh Ujang Bin Jamudin (25) warga Desa Panggal Panggal Kecamatan Semidang Aji yang kebetulan sedang berada di rumah Arjun.

Menurut informasi dari Polsek Semidangaji, sebelum tewas terbunuh Rustasi yang tak lain suami dari Eci binti Jamudin (26) sering berbuat onar dan mencurigai Arjun ada main dengan Eci. Sedangkan Arjun adalah suami dari kakak perempuan Eci. Pada malam naas itu, Rustari kembali menantang Arjun dengan cara mendatangi pondok Arjun di Talang Mencar (sekitar 5 KM dari Desa Padangbindu). Saat korban berteriak menantang Arjun, keluar Ujang yang mencoba menasihati Rustari.

Sayangnya Rustari yang sudah cembru buta ini tidak mengindahkan omongan adik istrinya. Akhirnya kedua saudara ipar ini perang mulut. Puncaknya Ujang dan Rustari duel. Saat itulah Ujang mencabut pisau dan menusuk dada dan perut korban sebanyak tiga lubang. Korban yang hanya menggunakan senjata kayu ini akhirnya tewas ditangan adik iparnya.

Menurut informasi di lapangan, korban memang selama ini sudah sering menantang Arjun gara-gara cemburu. Bahkan beberapa kali isteri Arjun (kakak ipar istri korban) menasihati korban. Namun korban tetap berprasangka dan mencurigai Arjun, akibatnya adik kandung istri korban hilang kesabaran dan menghabisi nyawa korban.

Kasus pembunuhan yang Talang Mencar ini Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji ini segera dilaporkan ke Polsek Semidangaji. Kanit Res Aiptu Karbiyanto dan Kanit Lantas Polsek Smeiandangaji Aipda Eko Aris dibackup Polsek Sosoh Buayrayap meluncur ke lokasi kejadian. Tempat kejadian perkara (TKP) memang sudah berbatasan dengan wilayah hukum Polsek Sosohbuayrayap. Polisi berangkat meluncur ke lokasi kejadian dengan menempuh medan yang berat sejauh 5 KM. Sampai di lokasi kejadian korban sudah dimakamkan. Polisi langsung melakukan olah TKP, saat itu pelaku sudah kabur.

Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU Kasatreskrim AKP Rivanda SIk saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2015) mengatakan, Tim Inafis Polres OKU telah berangkat ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga sudah memeriksa saksi-saksi dan kini mengejar tersangka pelakunya.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved