SriwijayaPost/

Palembang Undercover

Tinggal Download, Bakar, Lalu Jual ke Pasar

Modal satu kaset ia ambil dari agen seharga Rp 2.800 dan ia jual dengan konsumen seharga Rp 5.000 untuk persatu kaset baik itu DVD maupun CD.

Tinggal Download, Bakar, Lalu Jual ke Pasar
ISTIMEWA

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pekan lalu, tim Sripo sengaja mendatangi beberapa pengecer DVD dan VCD bajakan di kawasan Cinde dan tempat lainya. Hasil penelusuran, para pengecer mengaku DVD dan VCD bajakan tersebut dibeli dari agen di kawasan Cinde. Biasanya mereka yang memang sudah berlangganan dengan si agen sebagai pemasok.

Untuk per keping CD/VCD pengecer mengambil keuntungan Rp 2 ribu-Rp 3,5 ribu perkeping. Keuntungan semakin besar apabila si pengecer memproduksi sendiri DVD atau VCD alias produksi rumahan.

Ketika ditemui, AR (43), salah seorang penjual DVD dan VCD bajakan dikawasan Cinde yang diketahui sudah lebih dua tahun ini menggeluti bisnis ini,mengaku menjual berbagai jenis kaset DVD dan VCD bajakan. Seharinya ia bisa memperoleh omset Rp 300 ribu-500 ribu.

Modal satu kaset ia ambil dari agen seharga Rp 2.800 dan ia jual dengan konsumen seharga Rp 5.000 untuk persatu kaset baik itu DVD maupun CD.

"Saya untung Rp 3.000-hingga Rp 7.000, tergantung karet DVD dan VCD bajakan apa. Kalau hanya MP3, ya paling untungnya Rp 3 ribu, tetapi kalau film bisa untung Rp 3.000 sampai Rp 7.000, karena saya jual satu keping kaset film seharga 10 ribu," ungkapnya.

Menurut AR, dalam satu hari dirinya mampu menjual kurang lebih 40 kaset. "Jika 30 kaset terjual dalam satu hati, saya dalam satu bulan bisa mendapatkan keuntungan sedikitnya Rp 500 ribu," katanya.

Diakuinya lagi, keuntungan semakin besar jika yang terjual film porno. Ia bisa meraup keuntungan juatan rupiah, karena satu keping film porno dibandrol dengan harga Rp 25 ribu-35 ribu.

Ketika disinggung saat perayaan hari besar, apakah dirinya mendapatkan keuntungan besar, AR mengatakan, ya keuntungan dengan film dan lagunya. Seperti saat Lebaran Idul Fitri, saat Band Ungu meluncurkan album Religi Surgamu, lagu-lagunya Para Pencari Tuhan, Andaiku Tahu, Surgamu. Nah saat itu saya mendapatkan keuntungan jutaan. Bahkan sampai 10 juta," jelasnya.

Produksi Sendiri
Tidak seluruh pedagang CD bajakan mengaku mengambil CD dari agen. Sebagian ada yang memang menjual CD tanpa harus mengambil dengan seorang agen. Mereka memproduksi CD itu sendiri. Pengakuan pedagang di Pasar Km 5 Palembang, mereka memproduksi CD bajakan dengan memanfaatkan internet. Caranya pun sederhana, mereka cukup membuka situs yang memiliki fasilitas men-download film secara gratis.

"Sekarang banyak link di internet yang bisa digunakan untuk men-download film. Begitu filmnya sudah berhasil di-download, tinggal dibakar dan dijadikan dalam satu keping CD," kata pedagang di Pasar Km 5.

Halaman
12
Tags
VCD
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help