Sambut 1 Muharram, Ormas OKU Timur Gelar Karnaval

Karnaval peringatan pergantian tahun Hijriah tersebut diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat OKU Timur terutama umat Islam.

Sambut 1 Muharram, Ormas OKU Timur Gelar Karnaval
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Efriansyah 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1436 Hijriah, Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, tokoh pemuda bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten OKU Timur menggelar Karnaval Budaya Islam Sabtu 25 Oktober 2014. Demikian diungkapkan ketua pelaksana kegiatan Efriansyah, Minggu (19/10/2014).

Menurut Efri, dalam menyemarakkan pergantian Tahun Islam atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan malam Satu Syuro tersebut, pihaknya mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam memeriahkan pergantian tahun Islam tersebut.

“Karnaval budaya akan digelar di Lapangan KONI, Gumawang, Kecamatan Belitang dengan berbagai kegiatan meliputi lomba busana muslim anak, remaja, lomba rabana dan lomba kendaraan hias. Total hadiah yang diperebutkan senilai Rp 21 Juta,” ujarnya.

Menurut Efri, karnaval peringatan pergantian tahun Hijriah tersebut diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat OKU Timur terutama umat Islam. Selain itu juga sebagai pengingat kepada umat Islam akan pergantian tahun dalam Islam.

“Kebiasaan dalam masyarakat kita hanya pada pergantian tahun baru masehi saja yang digelar dengan meriah. Padahal yang semestinya diperingati dengan meriah teritama oleh umat Islam adalah pergantian tahun Hijriah. Kegiatan ini salah satunya untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya mengingat pergantian tahun Hijriah,” jelasnya.

Menurut Efri, jenis dan ketentuan perlombaan berbeda-beda seperti untuk kategori Busana Muslim Anak berusia 5-12 tahun, dengan jumlah anggota 11 orang setiap regu, remaja usia 13-20 tahun dan jumlah anggota 15 orang setiap regu.

“Sementara perlombaan rabana kategori umum dengan jumlah anggota per regu minimal 11 orang. Untuk perlombaan kendaraan hias semuanya bebas untuk umum, mulai dari Sepeda, becak, Motor, Mobil dan berbagai jenis kendaraan lainnya,” terangnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help