Palembang Icon Kian Dekatkan Palembang Sebagai Kota Internasional

Palembang Icon resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Palembang Icon Kian Dekatkan Palembang Sebagai Kota Internasional
TRIBUN SUMSEL
Peresmian Palembang Icon, Jumat (17/10/2014) malam. Peresmian tersebut menandai beroperasinya pusat perbelanjaan baru di Kota Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -– Peresmian Palembang Icon di Jalan POM IX Palembang sebagai pusat perbelanjaan baru, Jumat (17/10), diklaim sebagai bentuk mewujudkan mimpi Kota Palembang sebagai Kota Internasional. Presiden Direktur Palembang Icon, Jimy Untoro, mengatakan bila Palembang Icon menjadi yang terbesar dan terbaik di Sumsel.

“Palembang Icon sebagai kebanggan baru keluarga di Sumsel persembahan PT Gizy bersama Pemprov untuk mewujudkan mimpi Kota Palembang sebagai Kota Internasional. Kami yakin tak ada mal terbesar hingga 15 tahun mendatang selain Palembang Icon,” katanya.

Palembang Icon resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Mari Elka mengungkapkan kebanggaannya setelah mengetahui Palembang Icon membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan produk unggulan daerah.

“Saya survei sepintas dan bangga melihat Pempek Ekspress yang merupakan hasil produk-produk kreatif. Palembang Icon telah meluangkan tempat bagi UMKM lokal agar dapat memamerkan dan menjual barangnya di sini dan bersaing dengan produk luar,” katanya.

Menurutnya, meski Sumsel dan Kota Palembang berusaha menjadi salah satu daerah bertaraf internasional, adalah hal penting untuk mempertahankan produk UMKM lokal. Apalagi Indonesia akan menyambut Masyarakat Ekonomi Asean atau Asean Economic Community tahun 2015.

Bagi Alex Noerdin, peresmian Palembang Icon menjadi symbol perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Meski sempat menuai protes karena menyerahkan aset daerah ke pihak swasta untuk dikelola, namun Alex mengaku bangga atas hasil positif pembangunan Palembang Icon.

“Bermula dari bangunan olahraga berumur 40 tahun dengan kondisi hampir roboh, biaya pemeliharaan lebih mahal dari pendapatan. Sehingga timbul ide untuk membangun mal untuk kepentingan masyarakat Kota Palembang,” terangnya.

Palembang Icon yang telah menyerap 5.000 tenaga kerja dan akan terus bertambah, diakui Alex sebagai salah simbol Kota Internasional. Khususnya menjelang Asian Games di Kota Palembang tahun 2018 mendatang.

“Setelah Vietnam mengundurkan diri, Palembang mengambil alih Asian Games pada 2018. Bersama dengan Jakarta menjadi tuan rumah. Sumsel akan bertanding lagi bersama Jakarta merebut lebih banyak penyelenggaraan cabang olahraga. Semoga prestasi ini membuat kita bangga sebagai warga Sumsel,” ujar Alex.

Penulis: Deryardli
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved