Inspirasi

Berkualitas dan Tepat Waktu Jadi Kunci Keberhasilan Andri

Minat menjadi wirausaha sudah muncul pada pria 40 tahun ini sejak ia masih muda. Meski menjadi anak tunggal, Andri tak begitu saja mengandalkan

Berkualitas dan Tepat Waktu Jadi Kunci Keberhasilan Andri
KONTAN
Andri Primadi 

SRIPOKU.COM - Kecintaan akan dunia otomotif mengantarkan Andri Primadi terjun di bisnis seputar kendaraan bermotor. Mulai menjadi makelar mobil bekas, lalu bisnis jasa pengangkutan barang, kini Andri juga memasok busa pelapis helm bagi sejumlah produsen helm besar di negeri ini.

Minat menjadi wirausaha sudah muncul pada pria 40 tahun ini sejak ia masih muda. Meski menjadi anak tunggal, Andri tak begitu saja mengandalkan pemberian orangtuanya. Saat masih kuliah, dia bahkan menjual mobil pemberian orangtua sebagai modal untuk berbisnis mobil bekas. “Saya membeli mobil pincang atau mobil berantakan, lalu merapikannya sebelum dijual,” terangnya.

Dari kelihaiannya berbisnis mobil bekas, seorang rekan menawari Andri bekerja sebagai tenaga pemasar di perusahaan otomotif. Alhasil, sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti, Andri menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai pedagang mobil bekas dan sales executive sebuah diler mobil mewah.

Namun, setelah lulus kuliah, Andri memilih bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikannya, yakni pada usaha jasa pengiriman dan penerimaan barang ekspor dan impor (freight forwarding). Salah satunya, Andri bekerja pada perusahaan freight forwarding milik pamannya.

Sayang, karena ada ketidakcocokan, usaha sang paman yang dibangun bersama teman-temannya harus bubar. Andri pun menyambar peluang untuk membuka perusahaan freight forwading sendiri pada 1999.

“Waktu itu, karena nilainya tidak besar dan tidak ada yang menangani customer lama mereka, saya take over,” kenang Andri yang kini menjadi kandidat doktor di Universitas Negeri Jakarta.

Selain pengiriman kargo berupa alat-alat berat, Prima Sukses Gemilang, bendera usaha freight forwarding milik Andri, menambah divisi baru, yakni distribusi barang. Toko Buku Gunung Agung menjadi klien pertamanya pada jalur distribusi ini.

“Itu customer pertama yang saya garap untuk pengiriman area Jakarta dan Bandung,” kata Andri yang kini mengoperasikan 46 armada pada bisnis transportasi ini.

Tepat waktu

Berkat pengalamannya terjun ke dunia bisnis sejak bangku kuliah, Andri lihai membangun relasi dengan rekan-rekan bisnisnya. Tak heran, dia memiliki jaringan sangat luas, tak terbatas pada jasa pengiriman barang maupun seputar otomotif.

Halaman
123
Tags
Helm
Editor: Sudarwan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved