• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Sriwijaya Post

Pengumuman CPNS OKI 3 Maret 2014

Selasa, 3 Desember 2013 20:58 WIB

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG–Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di undur hingga 3 Maret 2014 mendatang. Hal tersebut dikatakan Kepala BKD OKI Zaid Kamal SPd Msi.

“Berdasarkan scanning Lembar Jawaban Komputer (LJK) untuk wilayah Indonesia Timur hingga saat ini masih dilakukan, sejauh ini untuk informasi pengumuman hasil CPNS secara serentak nasional akan dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2014 mendatang, pengumuman ini dilakukan oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OKI, Zaid Kamal kepada wartawan, Selasa (3/12/2013).

“Informasi yang Kita terima demikian, seleksi pada tahun ini dilaksanakan secara nasional dan BKD hanya memfasiltasinya, bagi yang dinyatakan lulus seluruh criteria penilaian Penerimaan CPNS maka SK pengangkatan akan dilakukan pada April 2014, pengumuman itu termasuk juga Honorer K2 maupun dari jalur Umum,” kata Zaid.

Dijelaskannya memang ada daerah lain yang pengumumannya dilakukan tanggal 14 Desember 2013 ini, namun itu khusus untuk daerah yang melaksanakan test dalam dua tahapan yakni Tes Kompetansi Dasar (TKB) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB), sedangkan untuk seleksi CPNS OKI hanya dilakukan satu kali yakni, test kompetensi dasar (TKD).

“Bagi daerah yang melaksanakan TKB, hasil TKD akan diumumkan tanggal 14 Desember 2013, sedangkan seleksi TKB dilaksanakan pada tanggal 16 Desember - 15 Januari 2014,” ungkapnya.

Untuk itu, Zaid menyebutkan, peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS OKI harus melewati ambang batas minimal penilaian yang terdiri dari tiga criteria, diantaranya 60 persen dari nilai maksimal test karakteristik pribadi dengan nilai ambang batas 108, lalu 50 persen dari nilai maksimal integensia umum dengan nilai ambang batas 70, dan 40 persen dari nilai maksimal test wawasan kebangsaan atau 64.

“Soal test kemarin ada tiga bidang test, bagi yang dinyatakan lulus sudah pasti masuk dalam ambang batas minimal, jika ternyata yang masuk ambang batas minimal melebihi kuota yang diterima maka akan dilakukan system peringkat,” ujarnya.

Mengenai system pengumuman, sambungnya, dapat diketahui secara online melalui situs www.bkn.go.id, sama halnya saat peserta melakukan registrasi pendaftaran.

Menurutnya, saat ini tengah dibahas secara nasional tentang daerah yang jumlah peserta ujian dinyatakan lulus ambang batas nilai tidak mencukupi kuota yang telah ditetapkan.

“Kuota inikan secara nasional, kalau daerah lain yang pesertanya dinyatakan lulus nilai ambang batas jumlahnya lebih sedikit dari kuota yang diajukan apakah akan dikembalikan kepusat atau diisi dari daerah lain yang peserta yang dinyatakan lulus nilai ambang batas lebih banyak, sekarang masih dibahas,” tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
472772 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas