Ustaz Yayan Ajak Nyawer 100 Anak Yatim Rumah Tahfidz

Bagi jamaah donatur, pada hari itu bisa memberikan langsung. Bebas tidak dibatasi. Mari kita berlomba-lomba investasi akherat

Ustaz Yayan Ajak Nyawer 100 Anak Yatim Rumah Tahfidz
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ustaz Masagus H Fauzan Yayan SQ dan panitia menjelaskan rencana kegiatan, Senin (12/11/2013).

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rumah Tahfidz Kiai Marogan akan menyelenggarakan acara Happy Muharram 1435H Dzikir, Tabligh Akbar, Wisuda Santri Rumah Tahfidz dan santunan 100 anak yatim rumah tahfidz, di Masjid Jamik Kiai Marogan, Selasa (19/11/2013) pukul 13.00.

"Bagi jamaah donatur, pada hari itu bisa memberikan langsung. Bebas tidak dibatasi. Mari kita berlomba-lomba investasi akherat dan menggapai keberkahan hidup dengan nyawer anak yatim yang sedang menghapal quran di rumah tahfidz. Selama ini di panti asuhan. Padahal di rumah tahfidz ini juga ada. Makanya kita kumpulin. Untuk menyalurkan santunan bisa menghubungi panitia, ustaz Bilal 085932202238," ungkap ustaz Masagus H Fauzan Yayan SQ (Pimpinan Rumah Tahfidz Kiai Marogan), Senin (12/11/2013).

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, M Bilal Musalman didampingi Sekretarisnya Yuliana mengatakan, untuk pelaksanakan khataman Alquran di Masjid Jamik Kiai Marogan, Minggu (17/11/2013) pukul 08.00.

"Santri Kiai Marogan, Darul Quran Poligon, Rumah Tahfidz Rahmad jumlahnya 50-an khataman," kata Bilal.

Kemudian untuk Dzikir, Tabligh Akbar, Wisuda Santri Rumah Tahfidz dan santunan 100 anak yatim rumah tahfidz di Masjid Jamik Kiai Marogan, Selasa (19/11/2013) pukul 13.00.

"Kita sebar undangan kepada para donatur dan masyarakat yang ingin menyumbang pada momen 1 Muharam ini," kata Ketua Panitia, M Bilal Musalman didampingi Sekretarisnya Yuliana.

Kegiatan ini akan diisi bersama KH DR Manarul Hidayat (Pimpinan Pesantren Al Mahbubiyah Jakarta), KH Sholihin Hasibuan MPdi (Ketua Gerakan Umat Melalui Masjid), Ustaz Masagus H Fauzan Yayan SQ (Pimpinan Rumah Tahfidz Kiai Marogan).

Dikatakan ustaz Yayan, anak-anak yatim ditakdirkan tumbuh berkembang tanpa bapak adalah berdasar kebijaksanaan Allah SWT yang maha suci lagi maha tinggi.

Ketiadaan orangtua berarti orangtua bukan berarti kekurangan atau hambatan bagi mereka, akan tetapi terdapat banyak hikmah yang diatur oleh Allah SWT sebagai ladang amal bagi kita.

"Begitu banyak ayat-ayat Alquran yang menjelaskan tentang tanggungjawab kita atau masyarakat agar memperhatikan dan memelihara anak yatim dari segi kejiwaan serta sosial kemasyarakatannya, dan kita dilarang untuk merendahkan, serta menghina kondisi mereka. Tetapi realitanya sudah berapa persen dari umat muslim yang mau peduli mengambil tanggungjawab sebagai orangtua dari sekian banyak anak yatim dan anak terlantar. Dalam Alquran sebanyak 23 kali disebut perkataan yatim dan penggunaan kata-kata yatim ini merujuk kepada kemiskinan dan kepapaan," katanya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved