Siswa SMAN 5 Palembang Diajak Muhasabah

Ustaz muda ini menghimbau umat Muslim untuk memperbaiki diri dan hijrah menuju kebaikan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Siswa SMAN 5 Palembang Diajak Muhasabah
SRIPOKU.COM/YULIANI
Salah satu siswa sedang membaca Al-Quran pada pembukaan acara 1 Muharram di lapangan SMAN 5 Palembang, Senin (04/11). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Banyak hal posisif yang harus dilakukan dalam menyambut tahun baru Islam. Salah satunya SMAN 5 Palembang yang menggelar peringatan tahun baru Hijriah di lapangan sekolah SMAN 5, Senin (04/11/2013). Tampak Ustaz Solihin dengan semangat mengisi tausiah yang disaksikan antusias oleh ratusan siswa, guru, dan pegawai SMAN 5 Palembang.

Dalam ceramahnya, ustaz muda ini menghimbau umat Muslim untuk memperbaiki diri dan hijrah menuju kebaikan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. "Sewajarnya satu Muharram menjadi momentum evaluasi diri untuk hijrah menuju kebaikan," katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Ustaz Solihin mengajak siswa untuk muhasabah, mencoba mengingat kesalahan dan perbuatan yang tidak baik pada tahun-tahun kemarin. Tampak beberapa siswa begitu dalam memaknai muhasabah yang rutin digelar setiap 1 Muharram ini. Lanjutnya lagi, 1 Muharram yang tahun ini jatuh pada Selasa 5 November merupakan bulan pertama dalam kalender Islam yang menandai pergantian tahun Hijriah. Momen ini menjadi penting karena Nabi Muhammad mendapatkan keberhasilan dalam dakwahnya pada bulan Muharram.

Ustaz Solihin menjelaskan, Muharram berasal dari kata yang dalam Bahasa Indonesia artinya 'diharamkan' atau 'dipantang'. Maksudnya yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah. Makna tersebut menandakan bahwa bulan Muharram akan menjadi bulan yang damai bagi seluruh umat.

“Dalam Momen tahun baru Islam kita harus memperkokoh ukhuwah Islamiah, dan mempererat silaturrahmi sehingga dapat menghindari perpecahan dan perbedaan pemahaman sesama umat Islam," ucapnya.

Kepala SMAN 5 Palembang, Drs H Budiono Marihan MSi mengatakan, kegiatan tersebut diadakan setiap tahunnya untuk memperingati 1 Muharram. Ceramah yang diberikan bertujuan agar menambah wawasan siswa sekaligus ajang perbaikan diri ke arah yang lebih positif.

“Persiapan acara 1 Muharram ini sudah jauh-jauh hari, meskipun tadi terkendala beberapa hal teknis seperti microfon yang sering mati. Namun hal ini sudah kita antisipasi. Penyebabnya tak lain karena turunnya sakelar. Ini terjadi karena banyak alat elektronik yang menyala, sehingga daya listriknya tidak tertarik” ujarnya.

Budiono berharap dengan adanya acara religius seperti ini, siswa bisa mengambil pelajaran dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, salah satu siswa, Aidil, mengatakan, dengan adanya acara peringataan tersebut disekolahnya sangat bagus karena bisa mendengarkan ceramah yang berkaitan tentang 1 Muharam itu sendiri. Kita berharap untuk tahun yang akan datang terus diadakan karena sangat bagus untuk menambah wawasan serta ilmu pengetahuan,” katanya. (yuliani)

Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved