Minggu, 21 Desember 2014
Sriwijaya Post

Mat Pasirah tak Pernah Bawa Pakaian untuk Salin

Sabtu, 24 Agustus 2013 15:02 WIB

Mat Pasirah tak Pernah Bawa Pakaian untuk Salin
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk MH memberikan keterangan pers di TKP 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Di hotel tempatnya tewas, Mat Pasirah selalu datang sendiri untuk mengurusi bisnisnya seperti karet dan buah duku. Ada kebiasaan Mat Pasirah yang paling diingat oleh karyawan hotel.

Selama sepuluh tahun menjadi langganan Hotel MG Mat Pasriah selalu menggunakan kendaraan jenis sepeda motor RX King Nopol BG 5520AI.

Padahal Mat Pasirah cukup kaya membawa tas berisi uang yang cukup banyak. Selain itu setiap datang ke hotel Mat Pasirah tidak pernah membawa pakaian untuk salin.

Untuk salin baju selalu beli yang baru di pasar setelah itu bajunya dibuang atau sesekali ada yang mau mengambilnya.

Meskipun sudah menjadi tamu langganan tetap hotel Mg namun, tidak banyak yang tahu tentang kehiduan pribadi Mat Pasirah. Yang pernah diceritakan salah satu puteranya baru diterima di Scaba polisi dan kini masih menjalani pendidikan di SPN Betung.

Kemudian, Ahmad Sulaiman dipanggil Mat Pasirah juga karena ayahnya pernah menjabat pasirah.

Mat Pasirah dikenal sebagai bos karet dan bahkan disebut sebut sebagai tengkulak yang menguasai perdagangan karet di wilayahnya.

Selain itu dikenal juga sebagai bos duku sehingga namanya juga dikenal Kyai Duku (kyai, Kakak Bahasa Komeirng –red).

Ada sumber di lapangan menyebutkan, beberapa waktu lalu Mat Pasirah pernah ribut besar soal bisnis karena ada yang tidak senang Mat Pasirah memonopoli perdagangan karet di wilayah OKU Timur.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Mulyadi Sik MH mengatakan, polisi sudah mengambil keterangan beberapa saksi baik itu karyawan hotel, dua PW termasuk pemilik hotel.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber:

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas