Sabtu, 20 Desember 2014
Sriwijaya Post

Pembukaan ISG di Stadion Bumi Sriwijaya

Rabu, 21 Agustus 2013 22:57 WIB

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pembukaan perhelatan akbar Islamic Solidarity Games (ISG) ke-III 2013 bakal dipindahkan ke Stadion Bumi Sriwijaya, usai rencana semula akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya (GSJ) Palembang.

Rencannya, pembukaan yang bakal dihadiri 57 negara peserta Organisasi Konfrensi Islam (OKI) itu akan berlangsung pada 22 September mendatang. Demikian disampaikan Koordinator Bidang Promosi ISG 2013, Nirmala Dewi, saat diwawancarai Sripo di Sekretariat KONI Sumsel, Rabu (21/8/2013).

Menurut dia, alasan pemindahan sudah diputuskan setelah melalui hasil rapat bersama Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Ketua KOI
Pusat, Rita Subowo dan panitia lainnya di Hotel Aryaduta pada Selasa (20/8/2013).

Pertimbangan pemindahan lokasi itu, tidak lain karena padatnya jadwal pemakaian GSJ, yang dijadikan lokasi pertandingan sepakbola. Bahkan, jumlah peserta negara peserta yang ikut sepakbola, semula hanya delapan kini bertambah 15 negara. Hal ini yang membuat panitia sedikit kesulitan mengatur jadwal antara pembukaan ISG dan pertandingan sepakbola."Makanya, diambil alternatif memindahkan pembukaan di Stadion Bumi Sriwijaya, dengan konsep yang lebih sederhana," ujarnya.

Ia mengatakan, konsep sederhana maka diharapkan proses loading in dan out persiapan pembukaan ISG bisa segera dibereskan. Sebab, Bumi Sriwijaya ini, dijadikan lokasi pertandingan sepakbola.

Meski memiliki daya tampung yang lebih kecil dari Stadion GSJ, pihaknya berkeyakinan tamu-tamu undangan yang hadir tetap merasakan keamanan dan kenyamanan."Kita akan komersilkan tiket pembukaan ISG ini seperti halnya SEA Games 2011 lalu, demi membatasi penonton," ujarnya.

"Namun para penonton yang tidak kebagian tiket pun, sebenarnya tidak perlu khawatir sebab pembukaan ini pun rencananya disiarkan langsung. Jadi seluruh masyarakat bisa menyaksikan baik melalui televisi maupun siaran radio," sambung Nirmala.

Harganya sendiri, lanjut Nirmala memang belum ditentukan. Namun rencananya tidak akan lebih besar dibandingkan perhelatan akbar sewaktu SEA Games 2011 lalu. Dimana tiket termurah yakni Rp 500.000."Kita masih belum bisa tentukan berapa harganya karena memang belum dibahas. Penjualan tiket ini hanya sebagai tambahan untuk biaya opening dan clossing nanti," papar mantan atlet bowling itu.

Penulis:Beri Supriadi

Editor: Hendra Kusuma
Sumber:

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas