Pemilihan Bupati Empatlawang

Putusan MK Jadi Kado Terindah HBA

Bahkan, dirinya tidak bisa menahan tangis kegembiraannya sejak putusan MK, hingga usai melaksanakan salat Ashar.

Putusan MK Jadi Kado Terindah HBA
SRIPOKU.COM/WILIEM WIRA KUSUMA
Beberapa pendukung HBA Syahril, calon Bupati Wakil Bupati Empatlawang menceburkan diri kolam setelah pasangan itu dinyatakan menang oleh Mahkamah Konstitusi. 

SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Kemenangan pasangan Haji Budi Antoni Aljufri (HBA)-Syahril setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Empatlawang Tahun 2013 yang dibacakan, Rabu (31/7/2013) pukul 14.30 disebut-sebut sebagai berkah Ramadhan dan kado terindah untuk HBA.

Tepat pada tanggal 31 Juli 2013 ini HBA genap memasuki usianya 43 tahun. Putra ke-4 pasangan dari H Aljufri Ahmad-Sofiah ini melalui BlackBerry Messengger-nya mengaku terharu, karena pengucapan putusan MK bertepatan dengan kelahirannya serta di bulan Ramadan yang penuh barokah.

Bahkan, dirinya tidak bisa menahan tangis kegembiraannya sejak putusan MK, hingga usai melaksanakan salat Ashar.

"Sudah melaksanakan salat masih menangis, kita sujud syukur kepada Tuhan atas apa yang telah diberikan. Karena, hal itu semua telah diatur dan bisa terjadi apabila diri-Nya menghendaki," katanya.

Suasana haru pun terlihat di kediamannya, Puri Lampar, Desa Lampar, Kecamatan Tebingtinggi. Jeritan dan seruan menyebut kebesaran tuhan terdengar setelah mendengan putusan MK yang disaksikan melalui streaming video MKTV.

"Kami sangat terharu atas kemenangan HBA. Inilah kado terindah untuk beliau," ungkap kepala RT Rumdis Bupati Empatlawang, Yan Warsah.

Selain itu, banyak juga simpatisan dan pendukung yang menyeburkan diri ke dalam kolam di puri lampar untuk membayar nazar. Namun, ada juga yang dipaksa, mereka yang mendekat digendong lalu dilemparkan ke dalam kolam.

"Silahkanlah mereka mengepresikan diri mereka sebagai wujud kegembiraan. Namun, yang kita hindarkan berteriak di luar perkarangan, karena dapat memancing kemarahan pihak lain," ungkap Kasat Pol PP Empatlawang, Reza Fahlevi saat ditemui di halaman kediaman puri lampar.

Penulis: Wiliem Wira Kusuma
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help