• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Sriwijaya Post

RAB Belum Tuntas Pencairan Dana Bedah Rumah Terhambat.

Senin, 22 Juli 2013 23:22 WIB

SRIPOKU.COM, TEBINGTINGGI - Warga yang mendapatkan jatah program bedah rumah dari pemerintah, khususnya warga Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) hingga saat ini masih menanti-nanti realisasi pencairan dana tersebut.

Pencairannya mendapat hambatan karena pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai mitra menolak untuk membantu karena Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih bermasalah.

Salah satu Warga Paiker yang mendapatkan Program Bedah Rumah, Sopian mengaku pihaknya sudah ditemui oleh pihak BRI pada Rabu lalu, tetapi hingga kini pihaknya belum menerima dana tersebut.

"Sampai saat ini uangnya belum kami terima uangnya. Karena itu, kami mempertanyakan waktu pencairannya," katanya, Senin (22/7/2013).

Pihak BRI Unit Tebingtinggi yang mengurusi pencairan dana tersebut tidak ingin disalahkan, pihak BRI melalui Kepala Unit BRI Tebingtinggi, Firman menegaskan pihaknya tidak pernah menahan ataupun mengulur-ngulur waktu pencairan dana bedah rumah tersebut. Lantaran, masih bermasalah dengan RAB.

"Kita tidak menahan dana tersebut, yang jelas masih menunggu RAB dari pihak Bappeda masing-masing penerima dana tersebut. Dengan pertimbangan keamanan, makanya ditahan terlebih dahulu," ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Sementara Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Empatlawang, Nanti Kasih Ade mengaku RAB sebelumnya terdapat kekeliruan, sehingga harus ada perubahan karena sebelumnya pihaknya mengeluarkan RAB dengan harga standar labupaten dan ternyata harus diganti menjadi RAB harga standar toko.

"Memang ada perubahan untuk RAB-nya, karena waktu itu memakai harga standar kabupaten, ternyata harus standar toko. Setelah perbaikan selesai, maka dana akan dicairkan," katanya.

Dikatakannya, pada Rabu dan Kamis lalu pihak BRI ke Paiker memang belum mencairkan dana, untuk masalah RAB ia menegaskan tidak akan lama lagi. "Kalau selesai(RAB) disesuaikan nanti diserahkan, kalau tidak salah tinggal saya tanda tangani saja. Insyaallah diselesaikan, karena sekarang sedang dinas luar," katanya.

Ditambahkannya, sejauh ini untuk masalah pencairan dana sudah berjalan dengan baik dan lancar, hanya RABnya saja yang menghambat dan dapat segera diselesaikan. Jumlah penerima Bedah rumah tersebut mencapai 425 rumah tidak layak huni dengan spesifik dana disesuaikan dengan jumlah kerusakan yang ada pada rumah masing-masing penerima bedah rumah yang berkisar dari Rp 5 juta hingga Rp 7,5 juta.

"Pihak BRI sendiri mau ke lokasi, yang Paiker sudah hari Rabu dan Kamis kemaren, sementara Tebingtinggi dalam Minggu ini. Tidak ada hambatan yang berarti, nanti akan ada pengawal untuk mengarah kesana ketika pencairan," tandasnya.

Penulis: Wiliem Wira Kusuma
Editor: Soegeng Haryadi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
Facebook Connect
  | Social:    ON Social:    OFF | Option

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas