• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Logo ISG Diusulkan Jembatan Ampera

Senin, 22 Juli 2013 14:35 WIB
Logo ISG Diusulkan Jembatan Ampera
ISTIMEWA
Jembatan Ampera diwaktu senja.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 22 September hingga 1 Oktober mendatang. Kendati belum adanya keputusan presiden (kepres) mengenai ditunjuknya Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggaraan ISG tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel sudah mewacanakan mengenai logo atau lambang ISG.

"Jembatan Ampera menjadi logo Islamic Solidarity Games III di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013," jelas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Muddai Madang, Senin (22/7/2013).

Menurut Muddai, logo berupa gambar Jembatan Ampera, menggantikan logo ISG yang dibuat oleh pemerintah Pekanbaru Riau sebelumnya.

Muddai Madang juga menerangkan, Provinsi Sumsel awalnya tidak ingin membuat logo yang baru, namun pihaknya tidak memperoleh jaminan secara hukum karena berkaitan dengan hak cipta.

Logo yang baru ini menampilkan gambar Jembatan Ampera pada bagian tengah dikelilingi lima bulan sabit berwarna hijau dan putih. Bulan sabit sendiri menggambarkan lambang umat Islam, sementara jumlahnya dipilih lima buah karena rukun Islam sendiri terdiri dari lima perkara.

Menurut Muddai, walaupun penyelenggaraan ISG diikuti oleh negara-negara islam pada umumnya namun, sebagian atlet yang mengikuti ISG tidak semuanya muslim ada juga yang non muslim.

“Kita wacanakan logo ISG, awalnya akan diletakkan tiga bintang di atas bulan sabit seperti layaknya lambang di masjid, namun dibatalkan oleh Rita Soebowo selaku Ketua KONI pusat karena terkesan terlalu islami sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan pada masa mendatang," jelasnya.

Muddai juga mengemukakan, jika terjadi keraguan atas logo yang tercipta maka Indonesia selaku tuan rumah harus meminta izin kepada International Olympic Committee (IOC) mengingat perhelatan olahraga internasional diharapkan bersifat universal.

Muddai Madang menambahkan meski ISG merupakan perhelatan olahraga yang identik dengan negara-negara Islam, namun tidak menutup kemungkinan negara nonmuslim ambil bagian mengingat persyaratannya merupakan anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Terkait peluncuran logo ISG itu, ia memastikan segera dilakukan setelah Sumatera Selatan menerima surat keputusan presiden terkait penetapan provinsi itu sebagai tuan rumah menggantikan Riau.

“Keppres diharapkan keluar dalam dua atau tiga hari ke depan, jika sudah keluar maka tak hanya logo yang diluncurkan tapi juga maskot ISG yakni harimau yang dimodifikasi dengan memakai pakaian adat Palembang," jelas Ketua KONI Sumsel.

Perlu diketahui, sampai dengan saat ini sebanyak 1.759 orang atlet dan 624 orang ofisial akan ambil bagian pada ISG edisi ke-3 itu yang mempertandingkan 13 cabang olahraga dan 25 negara telah memastikan keikutsertaan diantaranya Maladewa, Suriah, Oman, Brunei Darusalam, Irak, Sudan, Kuwait, Bahrain, Tunisia, Iran, Gambia, Pakistan, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Azerbaijan, Suriname, Mozambiq, Albania, Aljazair, Guinea, Turki, dan tuan rumah Indonesia. (Berry Supriyadi)

Editor: Sudarwan
Sumber:
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
360272 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas