Selasa, 28 April 2015

Logo ISG Diusulkan Jembatan Ampera

Senin, 22 Juli 2013 14:35

Logo ISG Diusulkan Jembatan Ampera
ISTIMEWA
Jembatan Ampera diwaktu senja.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 22 September hingga 1 Oktober mendatang. Kendati belum adanya keputusan presiden (kepres) mengenai ditunjuknya Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggaraan ISG tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel sudah mewacanakan mengenai logo atau lambang ISG.

"Jembatan Ampera menjadi logo Islamic Solidarity Games III di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013," jelas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Muddai Madang, Senin (22/7/2013).

Menurut Muddai, logo berupa gambar Jembatan Ampera, menggantikan logo ISG yang dibuat oleh pemerintah Pekanbaru Riau sebelumnya.

Muddai Madang juga menerangkan, Provinsi Sumsel awalnya tidak ingin membuat logo yang baru, namun pihaknya tidak memperoleh jaminan secara hukum karena berkaitan dengan hak cipta.

Logo yang baru ini menampilkan gambar Jembatan Ampera pada bagian tengah dikelilingi lima bulan sabit berwarna hijau dan putih. Bulan sabit sendiri menggambarkan lambang umat Islam, sementara jumlahnya dipilih lima buah karena rukun Islam sendiri terdiri dari lima perkara.

Menurut Muddai, walaupun penyelenggaraan ISG diikuti oleh negara-negara islam pada umumnya namun, sebagian atlet yang mengikuti ISG tidak semuanya muslim ada juga yang non muslim.

“Kita wacanakan logo ISG, awalnya akan diletakkan tiga bintang di atas bulan sabit seperti layaknya lambang di masjid, namun dibatalkan oleh Rita Soebowo selaku Ketua KONI pusat karena terkesan terlalu islami sehingga dikhawatirkan akan menyulitkan pada masa mendatang," jelasnya.

Halaman12
Editor: Sudarwan
Sumber:
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas