• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Sertifikasi Guru Cair Awal Juli

Selasa, 25 Juni 2013 22:06 WIB

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Dana sertifikasi sejumlah guru untuk triwulan I yang sebelumnya sempat tertunda, akan segera dicairkan awal Juli mendatang. Hal ini dipastikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang Hj Hernawati ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2013).

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah melakukan usulan pencairan ke Bank Sumsel Babel untuk sejumlah guru. "Jadi jika sesuai rencana kita uang sertifikasi akan segera dicairkan akhir Juni atau awal Juli, semoga tidak ada lagi kendala," katanya. Total dana sertifikasi yang dialokasikan sebesar Rp 50.516.890.700 dan akan dibagikan ke sekitar 2.841 guru TK, SD, SMP, SMA, SMK dan pengawas sekolah.

Sedangkan untuk triwulan I sudah dicairkan Rp 24.530.563.300 untuk 2.358 guru TK, SD, dan SMP. Pencairan ini berlaku baik bagi guru yang belum sama sekali menerima pencairan sejak triwulan I dan guru yang akan menerima untuk triwulan II.

Bagi guru yang belum sama sekali menerima sejak triwulan I, maka akan diberikan untuk dua triwulan sekaligus. Sebagian besar guru yang  belum menerima cairan dana sertifikasi sejak Januari lalu berasal dari semua guru SMA dan SMK serta beberapa guru SMP. Hal ini disebabkan ketika pengumpulan data masih menggunakan sistem manual sehingga harus dipindahkan dulu ke data online yang memudahkan proses pencairan.

Dikatakannya, pencairan untuk sebagian guru di triwulan pertama disebabkan data guru yang bersangkutan belum lengkap. Selain itu seringnya ditemukan kesalahan data yang diajukan pihak Disdikpora dan Bank.

"Misalnya sering terjadi perbedaan tanggal lahir, ini menjadi masalah karena siapa tahu nasabah yang bersangkutan juga berbeda. Itulah  yang membuat akhirnya pencairan ditangguhkan oleh Bank," jelas Hernawati.

Hal ini membuat pihak Disdikpora akhirnya kembali memanggil yang bersangkutan untuk memperbaiki data. Namun, pencairan akhirnya dilakukan pada triwulan selanjutnya karena selama masa perbaikan data jadwal pencairan sudah berakhir.
Dijelaskannya, jumlah dana sertifikasi bisa berubah dari masing-masing triwulan, tergantung dari jumlah guru yang masih memenuhi kriteria pencairan dana sertifikasi. Kriteria yang dimaksud mengenai kuota jam mengajar guru yang ditetapkan minimal harus mencapai 24 jam per minggunya.

Oleh sebab itu, setiap akan dijadwalkan pencairan guru harus mengumpulkan data terbaru karena siapa tahu ada guru yang tidak memenuhi kuota mengajar. Jika ditemukan, maka uang sertifikasi yang bersangkutan tidak bisa dicairkan untuk triwulan selanjutnya. Selain itu, kenaikan gaji guru juga mempengaruhi besaran dana sertifikasi yang disiapkan pemerintah. "Jika guru mengalami kenaikan gaji,
maka otomatis uang sertifikasi yang diterimanya akan meningkat. Karena uang sertifikasi merupakan gaji guru per bulan selama tiga bulan yang dibayarkan sekaligus," tuturnya.

Dana sertifikasi sendiri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang langsung dicairkan dari pusat. Sebelum disimpan di Bank Sumsel Babel sebagai mitra, dana tersebut dicairkan terlebih dahulu ke kas daerah (Pemerintah Kota). Pencairan dilakukan setelah pihak Disdikpora kota Palembang mengajukan usulan ke Bank Sumsel Babel yang kemudian diproses dan
langsung dicairkan ke rekening masing-masing guru. "Jadi kita mengusulkan dan pihak bank yang akan memutuskan kapan bisa dicairkan," ucapnya.

Penulis:damayanti pratiwi

Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
340672 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas