Belasan Jerat Aktif Harimau Sumatra Ditemukan
Selama dua pekan melakukan Operasi Sapu Jerat, Tim TPCU berhasil membongkar belasan jerat harimau sumatra
"Alhamdulillah belasan jerat aktif berhasil kami bongkar dalam Operasi Sapu Jerat Harimau Sumatra yang dimulai semenjak awal Juni 2013. Operasi yang akan berlanjut hingga Agustus sengaja dilakukan, karena tren perburuan harimau banyak terjadi menjelang puasa dan Lebaran," kata Kepala Seksi Pengelolaan TNKS Wilayah II Dian Risdianto.
Dian yang merangkap sebagai Manajer Lapangan Perlindungan Harimau dan Unit Konservasi TNKS menjelaskan Operasi Sapu Jerat melibatkan Polisi Kehutanan Balai Besar TNKS dan masyarakat setempat yang tergabung dalam Tim TPCU TNKS. Mereka bergerak menyisir kawasan TNKS dan sekitarnya, khususnya di wilayah TNKS Provinsi Jambi dan Bengkulu.
"Sampai dengan minggu kedua Juni ini, tim berhasil menemukan dan membongkar belasan jerat aktif harimau sumatra yang terbuat dari
tali seling baja," katanya. Jerat harimau bikinan pemburu satwa sangat dilindungi tersebut terpencar di beberapa lokasi.
Sebanyak 13 jerat ditemukan di daerah Desa Muaraemat, Kecamatan Batangmerangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Sebanyak empat jerat ditemukan di luar kawasan TNKS dan sembilan jerat dalam kawasan TNKS. Tiga jerat lain ditemukan tim di hutan penyangga TNKS di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
"Pelaku sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan dan diduga kuat merupakan kawanan pemburu harimau profesional yang dimodali cukong dan penadah," sebut Dian. (Solmi)
Sumber: Metrotvnews.com