Awas Samma-Siswanto Paling Bahaya!
Mereka adalah Sultan Samma dan Diogo Rangel, Siswanto, Risky Nopriyansyah dan Ambrizal.
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG—Sriwijaya FC bakal menghadapi tantangan berat dari Gresik United dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada Rabu (19/6) hari ini pukul 15.30 live TV One. Terhitung ada lima punggawa Gresik yang akan menghadapi mantan timnya sendiri. Mereka adalah Sultan Samma dan Diogo Rangel, Siswanto, Risky Nopriyansyah dan Ambrizal.
Head Coach SFC, Kas Hartadi mengungkapkan kelima mantan anak asuhnya itu memang bakal menjadi ancaman tersendiri bagi timnya. Dia tahu betul mengenai kualitas kelimanya, terlebih di klub barunya Gresik saat ini kelimanya selalu menjadi pilihan utama untuk dimainkan. Terutama dua sosok yang paling riskan bakal mengancam pertahanan timnya adalah Siswanto dan Sultan Samma.
“Kedua pemain ini menjadi penentu kemenangan saat mengalahkan Persib 2-1 pada 3 Juni lalu. Sultan Samma dan Siswanto berhasil mencetak masing-masing satu gol. Meski bermain bukan sebagai striker tapi ketajamannya sangat baik,” kata Kas, Selasa (18/6/2013).
Tak jauh berbeda dari Siswanto dan Sultan Samma, mantan Pelatih Timnas U-13 itu menguraikan bahwa tiga mantan pemain SFC lainnya, Ambrizal, Diogo dn Risky pun wajib diwaspadai. Terlebih untuk dua nama terakhir memang perannya lebih banyak untuk membantu serangan. Jika Diogo dinilai memiliki umpan-umpan crossing yang sangat berbahaya, maka Risky pun yang kini menjadi ujung tombak terlihat semakin matang di klub barunya itu.
“Tanpa Aldo (Barreto) yang terkena cedera (patah tangan), Gresik tetap tim yang berbahaya. Mereka masih banyak pilihan untuk mengisi kekurangan itu dengan pemain-pemain pelapis yang tak jauh kualitasnya dari pemain inti,” ungkap Kas.
Ditambahkan, apalagi masih ada satu striker asing lagi yang juga sudah terbukti ketajamannya, yakni Shohei Matsunaga. Pemain asal Jepang ini sudah mengoleksi enam gol atau menjadi pemain tersubur kedua di timnya, setelah Aldo yang kini mengemas delapan gol. Berposisi sebagai gelandang serang Matsunaga dianggap memiliki kemampuan yang komplit, dengan mengandalkan kecepatan dan kelincahannya.
“Akselerasinya sangat berbahaya kalau bermain sebagai winger. Dia bisa mengumpankan umpan crossing berbahaya ataupun langsung menusuk dari pinggir lapangan,” terang mantan Pelatih Sekayu Youth Soccers Academy (SYSA) Muba itu.