A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Penebangan Liar di Kawasan TNKS Sumsel Marak - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Sriwijaya Post

Penebangan Liar di Kawasan TNKS Sumsel Marak

Jumat, 14 Juni 2013 16:42 WIB
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Praktek penebangan kayu liar di kawasan hutan Taman Nasional Krinci Seblat di Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, saat ini tetap berlanjut dan makin marak, kata Damari, warga Desa Kota Tanjung, Jumat (14/6/2013).

Menurut dia, kayu-kayu kualitas ekspor itu setiap hari diangkut menggunakan truk dan dum truk ke lokasi pengolahan kayu (sawmill) pengusaha di daerah itu mencapai ratusan meter kubik. 

Ia mengatakan, kayu-kayu jenis meranti merah, tenam dan merbau diambil dari dalam kawasan hutan setempat dan mereka tidak mengetahui wilayah itu masuk Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Kami sekedar pekerja pak, dibayar hanya cukup untuk makan dan kalau tidak menebang kayu di hutan hutang makin menumpuk," ujarnya.

Pengambilan kayu sudah biasa dilakukan sebelum jalan darat ke Kecamatan Ulu Rawas dibangun, mereka mengangkut menggunakan jalur sungai hingga ke pangkalan penumpukan kayu di bagian hilir sungai itu.

Pengambilan kayu-kayu itu sudah jauh masuk hutan dan dibuat dalam bentuk empat persegi atau balok kaleng, kemudian diangkut ke tepi sungai atau jalan raya, ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Kamis (13/6), lokasi pembalakan kayu itu jaraknya sekitar 170 kilometer dari Kota Lubuklinggau dan ditemukan beberapa truk tengah mengangkut kayu dari lokasi penumpukan dalam wilayah Kecamatan Ulu Rawas.

Modus pengangkutan kayu dalam bentuk balok kaleng itu menggunakan dum truk dengan tujuan mengelabui petugas dan bahkan ada juga terang-terangan menggunakan truk bak panjang terbuka.

Camat Ulu Rawas M Daud ketika dikonfirmasikan tidak berada di tempat dan ketika dihubungi telepon selulernya tidak aktif, namun masyarakat daerah itu mengatakan, pengangkutan kayu setiap hari dilakukan untuk diolah pada usaha pengolahan kayu di Kecamatan Rawas Ulu dekat jalan lintas Sumatera.

Berdasarkan peta tata ruang Dinas Kehutanan setempat menyebutkan wilayah Kecamatan Ulu Rawas sebagian besar masuk kawasan Hutan TNKS dan sangat dekat dengan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
330602 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas