Senin, 22 Desember 2014
Sriwijaya Post

Penebangan Liar di Kawasan TNKS Sumsel Marak

Jumat, 14 Juni 2013 16:42 WIB

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Praktek penebangan kayu liar di kawasan hutan Taman Nasional Krinci Seblat di Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, saat ini tetap berlanjut dan makin marak, kata Damari, warga Desa Kota Tanjung, Jumat (14/6/2013).

Menurut dia, kayu-kayu kualitas ekspor itu setiap hari diangkut menggunakan truk dan dum truk ke lokasi pengolahan kayu (sawmill) pengusaha di daerah itu mencapai ratusan meter kubik. 

Ia mengatakan, kayu-kayu jenis meranti merah, tenam dan merbau diambil dari dalam kawasan hutan setempat dan mereka tidak mengetahui wilayah itu masuk Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Kami sekedar pekerja pak, dibayar hanya cukup untuk makan dan kalau tidak menebang kayu di hutan hutang makin menumpuk," ujarnya.

Pengambilan kayu sudah biasa dilakukan sebelum jalan darat ke Kecamatan Ulu Rawas dibangun, mereka mengangkut menggunakan jalur sungai hingga ke pangkalan penumpukan kayu di bagian hilir sungai itu.

Pengambilan kayu-kayu itu sudah jauh masuk hutan dan dibuat dalam bentuk empat persegi atau balok kaleng, kemudian diangkut ke tepi sungai atau jalan raya, ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Kamis (13/6), lokasi pembalakan kayu itu jaraknya sekitar 170 kilometer dari Kota Lubuklinggau dan ditemukan beberapa truk tengah mengangkut kayu dari lokasi penumpukan dalam wilayah Kecamatan Ulu Rawas.

Modus pengangkutan kayu dalam bentuk balok kaleng itu menggunakan dum truk dengan tujuan mengelabui petugas dan bahkan ada juga terang-terangan menggunakan truk bak panjang terbuka.

Camat Ulu Rawas M Daud ketika dikonfirmasikan tidak berada di tempat dan ketika dihubungi telepon selulernya tidak aktif, namun masyarakat daerah itu mengatakan, pengangkutan kayu setiap hari dilakukan untuk diolah pada usaha pengolahan kayu di Kecamatan Rawas Ulu dekat jalan lintas Sumatera.

Berdasarkan peta tata ruang Dinas Kehutanan setempat menyebutkan wilayah Kecamatan Ulu Rawas sebagian besar masuk kawasan Hutan TNKS dan sangat dekat dengan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Antara

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas