A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Jelang Kenaikan BBM, Pertamina Siapkan Sejumlah Antisipasi - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Sriwijaya Post

Jelang Kenaikan BBM, Pertamina Siapkan Sejumlah Antisipasi

Jumat, 7 Juni 2013 13:33 WIB
SRIPOKU.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melakukan sejumlah persiapan menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya dilaksanakan paling lambat 17 Juni 2013.

Pemerintah berencana menaikkan harga premium sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 6.500 per liter dan solar naik Rp 1.000 menjadi Rp 5.500 per liter. Saat ini harga kedua jenis BBM tersebut Rp 4.500 per liter.

"Sampai sekarang Pertamina masih belum tahu kapan harga BBM akan naik, karena itu domain pemerintah. Tapi kami sudah melakukan sejumlah langkah persiapan," ungkap Vice President Fuel Retail Marketing Pertamina Muchamad Iskandar saat berbincang dengan Liputan6.com, Jumat (7/6/2013).

Iskandar menuturkan langkah antisipasi yang dilakukan perusahaan pelat merah tersebut yaitu menambah pasokan BBM di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum serta melakukan monitoring secara rutin terhadap kesediaan pasokan BBM di SPBU.

"Posko pengamanan dan pengendalian (Poskodal) sudah dibentuk. Mereka yang akan memonitor stok BBM di daerah," tutur dia.

Iskandar menyatakan, tambahan pasokan BBM dilakukan karena pihaknya tidak mungkin mencegah animo masyarakat untuk memborong BBM subsidi sebelum kenaikan harga.

"Kami juga kerja sama dengan pihak kepolisian, untuk mengantisipasi kalau ada penimbunan," jelas dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasas sebelumnya menyatakan pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar dilakukan paling lambat 17 Juni 2013.

"Kenaikan harga BBM subsidi akan dilaksanakan selambat-lambatnya 17 Juni 2013 sesuai berakhirnya pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013," kata Hatta beberapa waktu lalu.

Hatta mengatakan pembahasan APBN-P 2013 bukan hanya menjadi kepentingan pemerintah, melainkan negara. Untuk itu, semua pihak terikat dengan jadwal ketat yang sudah ditetapkan DPR. "Begitu selesai di DPR, pemerintah akan langsung mengumumkan penyesuaian harga BBM beserta kompensasinya," jelas Hatta. DPR sendiri akan mengesahkan APBN-P 2013 pada Selasa 11 Juni 2013.

Penyesuaian harga BBM bersubsidi, kata Hatta, harus segera dilakukan secepatnya, dan yang penting masyarakat harus dibantu.

Hatta mengingatkan kepada para spekulan untuk tidak main-main dengan harga, dan tidak mencoba melakukan penimbunan BBM. "Hentikan spekulasi seperti itu, karena akan berhadapan dengan hukum. Jangan berspekulasi!," tutur Hatta. (Ndw)
Sumber: Liputan6.com
Editor: Bejoroy
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas