• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Sriwijaya Post

Unsri Hapus Uang Pangkal Mulai Tahun Ini

Rabu, 29 Mei 2013 21:11 WIB
Unsri Hapus Uang Pangkal Mulai Tahun Ini
Istimewa
Unsri
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Universitas Sriwijaya (Unsri) akan menghapuskan biaya pangkal masuk dan biaya lainnya dimulai Tahun Akademik (TA) 2013-2014 ini.

Hal ini terkait diberlakukannya Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 55 Tahun 2013 pada 84 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Prof Dr Ibnu Hamad MSi didampingi Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi dan Media Ir Sukemi, Pembantu Rektor I Unsri Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs Widodo MPd, Rabu (29/5/2013).

Ibnu menyatakan PTN se-Indonesia hanya boleh menarik biaya semester kepada mahasiswa baru TA 2013-2014 untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"PTN baru boleh menarik berbagai macam biaya yang biasa diterapkan pada mahasiswa baru yang masuk melalui jalur Ujian Mandiri (UM) atau biasa disebut mahasiswa non-reguler, tetapi jumlahnya hanya 20 persen dari seluruh mahasiswa baru," katanya.

Pemerintah menyiapkan Rp 3,2 Trilyun untuk Bantuan Operasional-PTN (BO-PTN) yang merupakan bantuan untuk meringankan biaya yang harus dibayar mahasiswa selama masa kuliah. Untuk Unsri sendiri BO-PTN yang disediakan sekitar Rp 59 milyar yang akan digunakan untuk biaya penyelenggaraan perkuliahan, pembangunan, dan biaya praktek mahasiswa.

BO-PTN sendiri dianggap dapat mengurangi biaya kuliah yang selama ini termasuk tinggi dan diharapkan dengan semakin ringannya biaya pendidikan, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat akan meningkat. Ibnu menambahkan biaya yang dibayar mahasiswa akan mudah dikendalikan jika dikumpulkan jadi satu  menjadi UKT. "Kami sudah merinci detail UKT untuk semua PTN yang ditetapkan berdasarkan beberapa kelompok," katanya.

UKT terdiri dari beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi masyarakat. UKT kelompok I untuk golongan mahasiswa kurang mampu sebanyak lima persen dari seluruh total mahasiswa baru, UKT kelompok II sebanyak lima persen, dan seterusnya hingga kelompok terakhir mahasiswa dari keluarga ekonomi tinggi.

Di Unsri, kelompok UKT dibagi hingga lima kelompok dengan rata-rata kelompok I UKT membayar Rp 500ribu dan kelompok V UKT bisa membayar hingga Rp 7,6 juta. Untuk menentukan mahasiswa termasuk kelompok mana pihak PTN akan melakukan pendataan berdasarkan data yang diserahkan mahasiswa ketika mendaftar ulang.

Menurut Ibnu, UKT membuat mahasiswa dari ekonomi tinggi memberi subsidi biaya pendidikan pada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bukan tidak mungkin, mahasiswa pada kelompok I tidak dibebankan biaya kuliah sama sekali atau gratis.

"Hal ini pastinya sangat membantu mahasiswa dari keluarga tidak mampu," katanya.

Ibnu juga menyarankan cama mengunjungi website kemdiknas.go.id untuk melihat rincian UKT per Program Studi (Prodi) secara rinci.

Selanjutnya, Anis menambahkan selain diberlakukannya UKT begitu banyak beasiswa yang disediakan pihaknya dan Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Misalnya, untuk tahun ini dalam program Beasiswa Bidik Misi disediakan 600 kursi bagi mahasiswa Unsri yang kurang mampu.

Selain dibebaskan semua biaya selama kuliah, mahasiswa yang menerima beasiswa ini juga akan diberikan uang saku Rp 500ribu per bulan yang diberikan secara langsung ke rekening Mandiri masing-masing. "Kami menyediakan sebanyak mungkin beasiswa untuk meringankan biaya pendidikan mahasiswa," ujarnya.

Penulis:Damayanti Pratiwi

Kisaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Unsri pada Beberapa Fakultas
1. Fakultas Ekonomi; UKT (Rp 500.000-Rp 6.000.000)
2. Fakultas Hukum; UKT (Rp 500.000- Rp 6.500.000)
3. Fakultas Ilmu Komputer; UKT (Rp 500.000-Rp 7.200.000)
4. Fakultas Kedokteran; UKT (Rp 500.000-Rp 20.000.000)
5. FKIP; UKT (Rp 500.000-Rp 4.600.000)
6. FMIPA; (Rp 500.000-Rp 7.600.000)
7. Fakultas Pertanian; UKT (Rp 500.000-Rp 7.600.000)
8. Fakultas Kesehatan Masyarakat; UKT (Rp 500.000-Rp 5.400.000)
9. Fakultas Teknik; UKT (Rp 500.000-Rp7.600.000)
10. FISIP; UKT (Rp 500.000-Rp 5.600.000)
Editor: Hendra Kusuma
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
315542 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas