Kamis, 29 Januari 2015

Unsri Hapus Uang Pangkal Mulai Tahun Ini

Rabu, 29 Mei 2013 21:11 WIB

Unsri Hapus Uang Pangkal Mulai Tahun Ini
Istimewa
Unsri

Hal ini terkait diberlakukannya Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 55 Tahun 2013 pada 84 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Prof Dr Ibnu Hamad MSi didampingi Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi dan Media Ir Sukemi, Pembantu Rektor I Unsri Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs Widodo MPd, Rabu (29/5/2013).

Ibnu menyatakan PTN se-Indonesia hanya boleh menarik biaya semester kepada mahasiswa baru TA 2013-2014 untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"PTN baru boleh menarik berbagai macam biaya yang biasa diterapkan pada mahasiswa baru yang masuk melalui jalur Ujian Mandiri (UM) atau biasa disebut mahasiswa non-reguler, tetapi jumlahnya hanya 20 persen dari seluruh mahasiswa baru," katanya.

Pemerintah menyiapkan Rp 3,2 Trilyun untuk Bantuan Operasional-PTN (BO-PTN) yang merupakan bantuan untuk meringankan biaya yang harus dibayar mahasiswa selama masa kuliah. Untuk Unsri sendiri BO-PTN yang disediakan sekitar Rp 59 milyar yang akan digunakan untuk biaya penyelenggaraan perkuliahan, pembangunan, dan biaya praktek mahasiswa.

BO-PTN sendiri dianggap dapat mengurangi biaya kuliah yang selama ini termasuk tinggi dan diharapkan dengan semakin ringannya biaya pendidikan, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat akan meningkat. Ibnu menambahkan biaya yang dibayar mahasiswa akan mudah dikendalikan jika dikumpulkan jadi satu  menjadi UKT. "Kami sudah merinci detail UKT untuk semua PTN yang ditetapkan berdasarkan beberapa kelompok," katanya.

UKT terdiri dari beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi masyarakat. UKT kelompok I untuk golongan mahasiswa kurang mampu sebanyak lima persen dari seluruh total mahasiswa baru, UKT kelompok II sebanyak lima persen, dan seterusnya hingga kelompok terakhir mahasiswa dari keluarga ekonomi tinggi.

Halaman123
Editor: Hendra Kusuma
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas