A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Juli 2013, Toyota Agya Mulai Dijual - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Juli 2013, Toyota Agya Mulai Dijual

Selasa, 28 Mei 2013 14:03 WIB
Juli 2013, Toyota Agya Mulai Dijual
Sumber : KompasOtomotif | Author : agunkurniawan
Wajib diproduksi dengan standar konsumsi bensin non subsidi.
SRIPOKU.COM, JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) sudah siap menjual mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) Agya yang diperkenalkan pada September tahun lalu. Sampai kini, Toyota mengaku sudah mengantongi pesanan sampai 10.000 unit.

Kepastian pemasaran ini diketahui setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peratuan Pemerintah (PP) Program Kendaraan Emisi Rendah (LECP), mencakup regulasi LCGC.

Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM, mengatakan, kini tinggal menunggu peraturan turunan, termasuk petunjuk teknis dan pelaksana dari kementerian terkait.

"Nanti akan ada peraturan Menteri Prindustrian, kira-kira dua bulan lagi-lah. Juli sudah bisa dipasarkan," ujar Johnny kepada KompasOtomotif, semalam (27/5/2013).

Untuk harga, Menteri Perindustrian MS Hidayat sebelumnya menjelaskan bahwa itu tidak disebutkan pada PP LECP, tetapi ditetapkan pada peraturan turunan, dari Menteri.

"Tidak pernah ada soal harga. Peraturan menteri, jangan bicara detail. Saya yakin peraturan itu bisa terbit pada semester pertama ini," ungkap Hidayat, belum lama ini.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (saat masih dipimpin Agus Martowardojo) sempat menuntut agar banderol LCGC maksimum Rp 95 juta. Namun, rencana ini belum ada kepastian dan belum ditetapkan oleh pemerintah. Penetapan harga nantinya menjadi tangung jawab Kementerian Perindustrian.
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
314272 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas