Warga Lemabang Heboh SMS Mutilasi Bocah 6 Tahun

Pelaku melarikan diri dengan meninggal korban bersimbah darah dan bagian tubuh dipotong. Bahkan bagian organ tubuh seperti jantung

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dekat pabrik ban PT Intirub. Warga di sekitar lokasi menjadi resah dan heboh dan informasi menyebar luas di masyarakat dari mulut ke mulut.

Sripoku.com yang mencoba berada di lokasi dan mencoba menemui seorang yang meceritakan kronologis kejadian itu.

Menurutnya, Faridah (56), warga Lrg Cempedak Kelurahan 3 Ilir mengatakan, ia mengaku mendapat cerita dari besannya yang berada dekat dengan lokasi kejadian.

"Kalau aku bohong, bearti besan aku juga bohong," katanya.

Dikatakan, kejadian itu berlangsung kemarin Jumat (24/5/2013) sekitar pukul 09.00.

Pagi itu ada dua bocah anak laki-laki dan perempuan hendak bermain dingdong tidak jauh dari Lorong Pasundan. Namun tiba-tiba dicegah seorang laki-laki paruh baya bernama Fredi dan menawarkan bermain di rumahnya.

Lantaran dibujuk dengan iming-iming uang Rp 5.000, maka dua bocah ini pun ikut ke rumah. Setibanya di rumah, anak laki ini diikat lalu dipukul.

Halaman
12
Penulis: Husin
Editor: Sudarwan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help