HTI Tolak Kenaikan BBM
Dalam orasinya, Ahmad Jumhur, yang menjadi orator pendemo mengatakan alasan penolakan kenaikan BBM itu sangat masuk akal
Penulis: Tarso | Editor: Sudarwan
Mereka datang dengan motor dan satu unit mobil pick up bermuatan sound system.
Dalam orasinya, Ahmad Jumhur, yang menjadi orator pendemo mengatakan alasan penolakan kenaikan BBM itu sangat masuk akal karena menurut ahli biaya untuk memproses minyak itu hanya Rp 700 per liter tetapi di Indonesia dijual untuk rakyat sangat tinggi.
Begitu juga dengan gas. Gas kita beli Rp 25 ribu untuk tabung 3 kg sementarta di Cina gas kita dijual hanya Rp 300.
"Ini ada apa, ini karena para pemimpin bangsa ini tidak benar mengelolanya," ujar orator seraya menyebutkan jika BBM dinaikan maka masyarakat akan semakin menderita karena saemua bahan pokok, sandang, pangan dan papan akan naik.
Para pendemo ini diterima langsung Asisten III Ahmad Najib. Dalam arahannya, Najib menyampaikan bahwa apa yang diinginkan masyarakat memang benar. Tetapi karena pemerintah memiliki prosedur tersendiri dalam mengambil keputusan.