Petugas BKSDA Bersenjata Dikira Densus 88
Beberapa petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersenjata lengkap yang menggerebek sebuah rumah, dikira tim Densus 88
Tayang:
Editor:
Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, TASIKMALAYA - Beberapa petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dengan senjata lengkap yang menggerebek sebuah rumah di Cilolohan, Kota Tasikmalaya, siang tadi, sempat dikira tim Densus 88 yang tengah menggerebek teroris. Pasalnya, beberapa hari lalu di wilayah Kota Tasikmalaya, sempat dihebohkan oleh isu terorisme.
"Saya kira Densus 88 yang sedang mengepung teroris di sini. Saya kaget banget pak," jelas salah seorang tetangga Deden (28), pemilik rumah yang digerebek petugas BKSDA, karena kedapatan memelihara hewan langka tanpa izin.
Penggerebekan rumah Deden oleh beberapa petugas BKSDA, menjadi tontonan warga setempat. Pasalnya, mereka seakan dikejutkan dengan adanya petugas berseragam dengan senjata lengkap ke wilayahnya.
Diberitakan sebelumnya, Beberapa petugas dengan senjata lengkap dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pusat menggerebek sebuah rumah di Gang Basri, Cilolohan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/5/2013) siang. Di dalam rumah itu, petugas menyita beberapa ekor hewan langka dilindungi yang dipelihara pemilik rumah, yaitu satu ekor burung Merak dan Binturong, serta dua ekor ular Sanca Bodo.