Sabtu, 29 November 2014
Sriwijaya Post

Jembatan Ampera Berubah Warna 18 Juta Kali

Sabtu, 18 Mei 2013 20:57 WIB

Jembatan Ampera Berubah Warna 18 Juta Kali
ISTIMEWA
Jembatan Ampera bermandikan cahaya diwaktu malam hari.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jembatan kebanggaan wong Palembang,  Ampera kini terang benderang. Warnanya bisa berubah hingga 18 juta warna dalam kondisi cuaca apapun.

Tiap detik warna jembatan Ampera akan berubah. Terkadang kuning, merah, biru, hijau, ungu hingga orange. Warna tersebut silih berganti-ganti memberikan ornamen keindahan khusus. Coraknya pun hampir sama.

Ketika muncul warna ungu, dari pangkal hingga ujung jembatan selaras dengan warna ungu. Perpaduan warna terang benderang disumbang dari lampu LED philips. Selama tiga bulan, lampu ini akan menerangi ampera yang memiliki panjang 1,1 km dengan tinggi 207 km diatas permukaan laut.

Ryan Tirta Yudistira, Head of Marketing Lighting PT Philips Indonesia mengungkapkan dilihat dari kondisi jembatan, maka Ampera membutuhkan intensitas pencahayaan yang tinggi namun tidak harus boros energi.

Maka, dicanangkanlah penggunaan lampu LED Philips. Lampu penerang jembatan terdiri dari tiga jenis, yakni Color Rich Powercone, yang mampu mengubah warna sesuai keinginan. Setting lampu hanya 250 watt dan terdiri dari 20 titik lampu.

Selain itu, ada lampu penyusun Blast Power Core sebanyak 20 titik dan 10 titik lampu LED jenis Colour Grave. Total penggunaan daya listrik hanya 8500 watt hingga 30 ribu watt. Ini memberikan penghematan listrik hingga 80 persen dari kondisi normal.

Mengapa bisa hemat, menurutnya, karena adopsi cahaya yang dihasilan mengusung colour kinetik sehingga hasil pencahayaan sangat murni. Konfigurasi warna yang terang benderang ini juga sangat memberikan efisiensi penghematan biaya listrik.

Jika selama untuk penggunaan 3000 watt dibutuhkan biaya Rp 900 hingga 1 miliar pertahun, namun kini bisa dihemat hingga Rp 260 juta pertahun.

"Artinya efisiensi biaya bisa dipangkas Rp 600 miliar pertahun. Jadi bisa dikatakan sangat hemat," katanya.

Belum lagi dari sisi daya tahan, penggunaan LED tersebut bisa bertahan hingga 15 tahun, tidak merusak mata dan hemat biasa. Konsep ini sesuai dengan konsep kota hemat energi yang diusung kota palembang.

"Sebagai pusat kegiatan ekonomi, budaya dan sosial kota, Jembatan Ampera sungguh merupakan simbol kota Palembang yang penting, dan kami bangga meneruskan kemitraan kota terang hemat energi," kata dia.

Lebih lanjut, katanya, solusi pencahayaan Philips LED Color reach Powercore yang sistem pencahayaan dapat dilakukan semua kondisi cuaca dan dapat diprogramkan sesuai keinginan.

"Bahkan warna yang dihasilkan bisa lebih dari 18 juta warna," kata dia.

Khusus di Palembang, Philips dan pemerintah kota palembang memasang lampu berbasis LED di air mancur, Kantor Walikota,  Mesjid Ki Muara Ogan, Al Ghazali, Lawang Kidul, taman Kambang Iwak dan Jakabaring.

Sebelumnua Philips juga sudah menyinari beberapa kawasan yang menjadi icon kota, yakni Monumen Nasional (monas) Jakarta, disusul pecahayaan di tugu Pahlawan Kota Surabaya dan jembatan Suramadu, dan kini di Palembang.

"Kita ingin memberikan solusi pencahayaan yang lebih menarik, dari kota kecil menjadi kota yang penuh warna dan terang benderangan," kata dia.
Penulis: Dewi Handayani
Editor: Hendra Kusuma

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas