Sabtu, 23 Mei 2015

Konsumsi Energi Indonesia Paling Kecil di ASEAN

Rabu, 1 Mei 2013 21:59

Prof Dr Herman Agustiawan, anggota Dewan Energi Nasional (DEN) saat menjadi pemateri dalam Seminar, Menuju Komunitras Ekonomi ASEAN di Hotel Aryaduta, Rabu (1/5/2013) mengatakan, konsumsi energi Indonesia berada pada angka 645 KWh per kapita per tahun artinya dalam sehari satu jiwa penduduk Indonesia mengkonsumsi enerli listrik tidak labih dari 2 Kwh.

"Sementara negara Singapura dan Brunei sudah berada pada 8000 Mwh per kapita per tahun, mMalaysia, 6000 KWh per kapita per tahun, Thailand sekitar 3000 Kwh dan Vietnam sendiri sudah mencapai 800 Kwh," jelas Herman seraya menambahkan salah satu indikator kesejahteraan suatu bangsa itu dilihat dari konsumsi energi listriknya. Artinya jika masih kecil konsumsi energio listriknya berarti kesejahteraannya juga masih kurang.

"Belum lagi kita tidak punya cadangan energi, seperti Karakatau Steel perusahaan sebesar itu tidak punya cadangan energi, itu gimana kalau terjadi krisis energi atau darurat energi," tanyanya.


Lebih lanjut Herman menerangkan krisis energi dimanas keadaan kondisi yang kekurangan energi sedangkan darurat energi, kondisi terganggunya pasokan energi akibat terputusnya sarana dan prasarana energi.

Menurut Herman ada tiga jenis cadangan energi yakni cadangan strategis, penyangga dan operasional.

Jikan energi ini kita masih kurang, lanjutnya ditambah infrastruktur dan SDMnya juga kurang maka kesiapan menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN 2015 ini Indonesia masih akan kalah bersaing.


Sementara Staf Ahli Bidang Hubungan kelembagaan Kemenlu RI, Soeprapto Martosetomo, menegaskan bahwa Indonesia yang merupakan negara kaya akan Sumberdaya Alam (SDA) ini pada tahun 2015 ini menjadi negara pertumbuhan pembangunannya yang sangat bagus bahkan pada tahun 2030 Pertumbuhan perekonomian Indonesia pada urutan ketujuh di ASEAN bahkan di dunia.

Halaman12
Penulis: Tarso
Editor: Hendra Kusuma
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas