A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Heboh, Pohon 200 Tahun Berdiri Lagi Setelah Tumbang - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Sriwijaya Post

Heboh, Pohon 200 Tahun Berdiri Lagi Setelah Tumbang

Senin, 29 April 2013 16:58 WIB
Heboh, Pohon 200 Tahun Berdiri Lagi Setelah Tumbang
KOMPAS.COM
Pohon Bulu di areal makam Joho Sumberrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi tontonan warga karena dianggap aneh. Pohon itu kembali berdiri setelah tumbang diterpa angin.
SRIPOKU.COM, KEDIRI — Sejak dua hari ini warga Kediri, Jawa Timur, dihebohkan dengan kabar berdirinya kembali sebuah pohon tua yang telah tumbang di areal pemakaman Dusun Joho, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ngasem. Warga dari berbagai daerah di kota berjuluk "Kota Tahu" ini pun berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung pohon yang oleh masyarakat setempat disebut pohon Bulu ini.

Banyaknya pengunjung itu membuat warga sekitar membuka dari mulai lahan parkir hingga kotak amal. Juru kunci makam, Kasmuri, menuturkan, merujuk pada cerita para pendahulunya, usia pohon berdiameter 2 meter itu mencapai 200 tahun dan sebagai penanda dari sebuah makam tua.

Pohon itu tumbang pada 15 April lalu saat terjadi angin ribut. Pascatumbang, menurutnya, banyak kerangka jenazah yang tersangkut akar pohon, dan kemudian kembali dikuburkan. Sementara itu, pohon tersebut kembali berdiri pada Sabtu (27/4/2013) dini hari dan tidak ada satu pun warga yang mengetahuinya.

"Tahu-tahunya sudah berdiri lagi. Padahal, sore harinya saya juga ke sini," kata juru kunci yang akrab disapa Rijan itu saat ditemui Kompas.com, Senin (29/4/2013).

Pantauan Kompas.com, pohon tersebut memang kembali berdiri tegak. Namun, kondisinya sudah tidak utuh lagi. Pohon tersebut tersisa tinggal batang bagian bawahnya saja. Bagian yang lain sudah habis dipotong. Pohon itu dimungkinkan berdiri kembali karena tidak adanya keseimbangan beban, atau bagian akar mempunyai beban lebih berat daripada batang, sehingga membuat batang pohon terangkat.

Hal senada juga disampaikan oleh Bowo, pekerja penebang kayu yang ditemui di lokasi makam. "Kondisi seperti ini memang jarang saya temukan. Tapi kalau melihat bonggol pohonnya lebih besar daripada batang, ya bisa juga terangkat. Jadi sebenarnya hal yang biasa," kata Bowo.

Bowo juga yang memotong pohon itu menjadi bagian-bagian kecil. Ia ditugaskan oleh majikannya yang telah membeli pohon itu untuk keperluan pembuatan peti tempat telur atau perkakas lainnya.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
290451 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas