Petani Karet Tewas Ditembak Perampok

Seorang petani karet di Kabupaten OKU tewas ditembak perampok yang memaksa meminta motor petani tersebut.

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Peristiwa tragis menimpa Solihan bin Kasyono (30), petani karet. Ia tewas  ditembak kawanan perampok bersenpi di Blok Q Desa Batumarta 1 Kecamatan Lubukraja, Kabupaten OKU, Sabtu (27/4/2013).

Menurut informasi, aksi perampokan yang merenggut nyawa tersebut terjadi pukul 19.30 di jalan  kuburan Blok P Desa  Batumarta 1 Kecamatan Lubukraja. Saat itu korban bersama istrinya berboncengan dengan menggunakan sepeda motor hendak pulang dari Blok P menuju Blok Q tempat kediaman pasangan suami isteri ini.

Namun ditengah jalan korban dihadang tiga perampok bersenjata api. Pasangan suami istri tersebut dipaksa kawanan penjahat untuk menyerahkan sepeda motor dan barang berharga lainnya. Solihin mencoba melindungi istrinya dari ancaman penjahat yang dilengkapi dengan senjata api rakitan. Melihat penjahat menggunakan senjata api, Solihin memerintahkan istrinya agar mencari jalan untuk melarikan diri menjauhi kawanan perampok.

Istri korban akhirnya berhasil meloloskan dari dari kepungan perampok dan berlari kencang menuju kampungnya di Blok Q, sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari bala bantuan.

Pada saat itu penjahat langsung menembak Solihin dibagian dada hingga tewas. Setelah korban terkapar bersimbah darah, kawanan penjahat langsung mengambil sepeda motor jenis RX King milik korban. Selanjutnya para pelaku kabur membawa sepeda motor hasil kejahatanan.

Istri Solihin yang sudah berhasil mengajak warga untuk menolong mendapati suaminya sudah terkapar bersimbah darah setelah sempat mencari-cara sang suami. Sang suami didapati sudah tak bernyawa lagi. Isteri korban sangat terpukul menemukan suami tercinta sudah terbujur kaku. Selanjutnya jenazah Solihin dibawah ke rumah duka di Blok Q Baturmarta Kecamatan Lubukraja, Kabupaten OKU.

Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP M Zulkarnain SIK yang dikonfirmasi Minggu (29/4/2013) membenarkan kejadian tersebut. Menurut Kapolres OKU, tindakan yang sudah dilakukan polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, melakukan identifikasi korban kemudian membawa korban untuk dilakukan visum et reveertum dan menyerahkan jenazah kepada anggota keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan tersangka pelakunya masih dalam pencarian.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved