Warga-TNI AU Bentrok
Kondisi Korban Bentrokan Membaik
Kondisi Agung Prasetyo membaik meski peluru yang bersarang di bahu kirinya belum diangkat atau dioperasi.
Tayang:
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah dirawat kurang lebih dari 24 jam di emergency RSMH Palembang, keadaan dua korban bentrokan antara warga dengan TNI AU, Agung Prasetyo (18) dan Mirut (22) mulai membaik.
Dari pantauan Sripoku.com, Agung yang mengalami luka tembak di bahu kiri terlihat sudah bisa duduk, meski sekali-kali dirinya masih merasakan sakit akibat peluru masuk dibagian sendi tulangnya.
Sedangkan Mirut yang mengalami luka tembak dibagian dada kiri pun sudah mulai sadar, tetapi masih terlihat syok.
Menurut informasi yang dihimpun, peluru yang mengenai bahu Agung memang belum diangkat karena berdasarkan hasil rongent peluru masuk dan mengenai sendi tulang bahu. Sedangkan dari hasil rongent Murit, dokter juga mengatakan peluru bersarang di dada belum bisa dikeluarkan karena kondisi korban terlihat masih sakit.
Agung yang ditemui belum bisa bercerita banyak. Namun menurutnya, sebelum kejadian warga sudah berupaya musyawarah. Tetapi anggota TNI AU malah bersikeras menghancurkan kebun sawit warga.
Ia menyebutkan anggota TNI AU menggunakan bulldozer untuk menghancurkan kebun sawit warga. Saat itulah kejadian memanas.
"Warga ada yang menghalangi saat itu dan langsung diberondong peluru. Nah saat aku hendak lari aku tertembak. Tetapi saat itu aku tidak terasa. Setelah mengetahui aku sesak napas lalu jatuh, kemudian langsung ditolong oleh warga," ungkap Agung.