Kamis, 18 Desember 2014
Sriwijaya Post

Penjualan BBM Eceran Bakal Dilarang

Selasa, 16 April 2013 21:03 WIB

Penjualan BBM Eceran Bakal Dilarang
ISTIMEWA
Ilustrasi
SRIPOKU.COM, JAKARTA — Pemerintah memberikan sinyal akan melarang penjualan bensin eceran di pinggir jalan. Hal tersebut akan menekan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak bersubsidi di lapangan.

"Sebetulnya kemarin sudah ada usulan semua eceran (bensin) di pinggir jalan itu dilarang, baik yang di luar kota maupun di batas kota," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik seusai Rapat Koordinasi tentang BBM Bersubsidi di kantor Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Selasa (16/4/2013).

Namun, Jero masih melihat kebutuhan masyarakat terhadap BBM bersubsidi masih besar. Bahkan, meski dibeli secara eceran. Apalagi, masyarakat pun dinilai belum bisa memberikan perencanaan yang baik, khususnya perencanaan soal konsumsi BBM pada kendaraannya.

"Kalau meteran bensin sudah tinggal sedikit, mending berhenti saja. Apalagi kalau pas berhenti di penjualan bensin eceran, meski dijual Rp 7.000 per liter, ya dibeli juga," tambahnya.

Namun, Jero nanti akan secara perlahan menertibkan penjual bensin eceran ini. Sebab, dengan makin meningkatnya jumlah unit stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU), penjualan bensin eceran akan semakin berkurang.

"Kalau SPBU sudah banyak, mungkin pedagang eceran nanti pelan-pelan akan hilang sendiri," ujarnya.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas