Pemilihan Bupati Muaraenim

MK Tolak Gugatan Tim Asli-Rajas

Mahkamah Konstitusi menolak secara keseluruhan gugatan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Muaraenim.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak secara keseluruhan gugatan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muaraenim 2013, yang diajukan oleh tim Asri AG-Rachman Djalili (Asli-Rajas) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muaraenim, Senin (15/4/2013). Pasalnya, bukti-bukti yang diajukan penggugat dinilai tidak kuat pada sidang putusan di Gedung MK.

Sidang pleno MK tersebut yang digelar mulai pukul 14.00–15.30, ini dipimpin langsung oleh Ketua MK Aqil Muchtar bersama enam hakim MK lainnya.

Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pilkada pada KPU Kabupaten Muaraenim, Suprayitno, proses gugatan ini digelar dalam lima kali persidangan hingga sampai pada sidang putusan. Dalam prosesnya, pihak penggugat melalui tim kuasa hukumnya diantaranya diwakili oleh Milbeni dan Usman Firiansyah menghadirkan sejumlah saksi yakni beberapa orang Kepala Desa (Kades) dan Camat.

Dalam keterangannya, para saksi membenarkan adanya beberapa kali pertemuan dengan pasangan incumbent yakni Muzakir Sai Sohar alias Cakuk–Nurul Aman (CakNur) di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) atau rumah dinas Bupati.

Namun, pertemuan tersebut hanya membahas tentang keberhasilan kepemimpinan pasangan CakNur dalam periode sebelumnya. Sebaliknya, tidak ada pemaksaan, intimidasi ataupun komitmen untuk mendukung dan memilih salah satu pasangan dalam Pilkada yang berlangsung pada 5 Maret 2013 lalu.

“Mereka memberikan keterangan sesuai dengan apa yang dialami. Dalam hal ini, mereka memang membenarkan adanya beberapa kali pertemuan para Kades dan Camat di BASS bersama bupati. Namun, hanya sebatas sharing terkait kepemimpinan incumbent selama ini,” ujar Suprayitno saat dihubungi via telepon selularnya yang mengaku masih di Jakarta.

Suprayitno menuturkan, dalam persidangan tersebut, pihaknya sebagai tergugat diwakilkan oleh dua orang yakni Ketua KPU Kabupaten Muaraenim Isa Ansori dan ia sendiri dengan didampingi tim kuasa KPU Kabupaten Muaraenim yakni Khoirozi SH MH, Hardiansyah SH MH dan Riasan SH MH.

“Sidang ini telah berlangsung sejak, Selasa (2/4/2013), hingga putusan selesai," tukas dia.

Sebelumnya, tim pemenangan pasangan nomor urut satu Asli–Rajas telah mengajukan gugatan ke MK terkait hasil rekapitulasi penghitungan suara pada Pilkada Kabupaten Muaraenim 2013, pada Rabu (13/3/2013), lalu. Tim ini menilai, selama proses Pilkada mulai dari penghitungan ataupun rekapitulasi disetiap tingkatan terindikasi kecurangan.

Menurut mereka sedikitnya ada tiga poin yang digugat, yakni pertama, rekapitulasi oleh sejumlah pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah dilaksanakan sebelum jadwal yang ditentukan. Kedua, hasil rekapitulasi dari sejumlah PPK juga tidak sesuai dengan prosedur. Dan, ketiga adanya keterlibatan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparat pemerintah lainnya yang mendukung pasangan tertentu.

“Bahkan, para PNS yang terlibat juga termasuk beberapa orang camat,” tegas dia.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Soegeng Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved