A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Sepasang Pelajar SMP Dipaksa Berhubungan Seks oleh Oknum Sat Pol PP - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Sriwijaya Post

Sepasang Pelajar SMP Dipaksa Berhubungan Seks oleh Oknum Sat Pol PP

Jumat, 5 April 2013 11:40 WIB
Sepasang Pelajar SMP Dipaksa Berhubungan Seks oleh Oknum Sat Pol PP
IST
Ilustrasi
SRIPOKU.COM, MAMUJU - Sepasang pelajar dari salah satu SMP ternama di Kota Mamuju, Sulawesi Barat dipaksa melakukan adegan seks bak bintang film porno. Selanjutnya, aksi itu direkam dengan menggunakan telepon selular.

Di bawah ancaman, sepasang pelajar yang masih di bawah umur ini terpaksa memenuhi permintaan pelaku.

Setelah peristiwa itu, kini video vulgar itu telah beredar luas di masyarakat Kota Mamuju.

Tak ayal, hingga hari ini, Jumat (5/4/2013), kasus ini menjadi pembicaraan luas, termasuk para siswa di tempat kedua korban bersekolah.

Kepolisian Mamuju mengaku masih melakukan pengusutan. Mereka menduga, aksi ini didalangi oleh seorang anggota Satpol PP, Pemerintah Kota Mamuju.

Kasus ini berawal saat kedua korban terjaring razia Satpol PP, karena berkeliaran pada jam sekolah.

Mereka tertangkap berduaan di salah satu sudut bangunan di Kota Mamuju. Merasa tepergok petugas, kedua pelajar ini menjadi sangat ketakutan.

Nah, saat keduanya diperintahkan memeragakan adegan tak senonoh, mereka pun menurutinya.

Suara pelaku dalam rekaman video berdurasi 1,7 menit ini terdengar berkali-kali mengarahkan kedua siswa ini melakukan adegan seks.

"Coba ulangi lagi seperti tadi, nikmati saja," ujar pelaku dalam rekaman video tersebut.

Kepala Polres Mamuju Darwis Rincing seperti dilansir sejumlah media lokal mengatakan, identitas pelaku telah diketahui petugas, namun belum berhasil ditangkap.

Sementara, Kepala Divisi Investigasi LBH Sulbar, Sukri Wandi mengaku akan mengawal kasus ini hingga pelakunya diseret ke pengadilan.

"Ini bisa membuat guncangan psikologis bagi kedua siswa yang tak bersalah ini," ujar Wandi.

Menurut Wandi, jajaran pemerintah Kota Mamuju harus terlibat mengusut kasus ini.

Jika terbukti pegawainya terlibat melakukan perbuatan tersebut, maka yang bersangkutan harus diberi sanksi berat.
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas