• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Sriwijaya Post

Kemenag Sumsel Buka Pendaftaran Menjadi Petugas Haji

Selasa, 2 April 2013 13:28 WIB
Kemenag Sumsel Buka Pendaftaran Menjadi Petugas Haji
SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRA
Kasubag Humas Kemenag Sumsel H Saefudin Latief
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuka kesempatan kepada para pegawai Kemenag di wilayah Sumsel untuk mengikuti seleksi menjadi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Tahun 1434 H/2013 M. Pendaftaran yang sudah dibuka sejak 1 April ini akan ditutup pada 5 April mendatang.

“Informasi ini sudah kita sebarluaskan melalui pengumuman dan surat ke seluruh Kemenag di kabupaten/kota di Sumsel. Rencananya, 9 April nanti sudah memasuki tahap seleksi,” ujar Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumsel, H Saefudin Latief saat ditemui Sripoku.com di ruang kerjanya, Selasa (2/4/2013).

Saefudin menjelaskan, tahun ini Sumsel membutuhkan sekitar 18 orang TKHI dan 18 PPIH. Pegawai Kemenag yang berminat untuk mengikuti seleksi, bisa mendaftar melalui kantor masing-masing dengan melengkapi syarat administrasi berupa rekomendasi atasan dan lainnya. Informasi lengkap terkait hal ini bisa diakses melalui website www.sumsel.kemenag.go.id.

Saefudin mengingatkan, bagi peserta yang berminat mengikuti seleksi ini agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Menurutnya, semua memiliki kesempatan yang sama, karena seleksi akan dilakukan seobjektif mungkin. “Selain tertulis, nanti juga akan ada tes wawancara langsung. Ya paling tidak calon petugas harus paham tugas dan tanggung jawab sebagai petugas, termasuk mengenai haji,” katanya.

Disinggung mengenai honor petugas yang terpilih, Saefudin belum bisa menjelaskan secara rinci. Namun menurut dia, honor petugas berikut hal-hal terkait lainnya mengacu pada aturan atau ketentuan yang ditetapkan Kementerian Agama RI. Jika mengacu pada tahun lalu, honor petugas selama mendampingi dan melayani jemaah sekitar Rp 30 juta per orang.

“Kita tidak berharap honor menjadi alasan utama untuk menjadi petugas haji. Walaupun memang ada, petugas hendaknya tetap mengedepankan pelayanan,” tegasnya.
Penulis: Eko Adiasaputro
Editor: Eko Adiasaputro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
266631 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas