Senin, 3 Agustus 2015

10 Jurusan Saat Kuliah Yang Mengancam Karier

Sabtu, 30 Maret 2013 09:51

Di lihat dari sisi angkatan kerja, lulusan sekolah menengah atas terkadang lebih bernasib baik ketimbang lulusan sarjana. Karier Anda ke depan, dipengaruhi oleh jurusan yang Anda tekuni saat masih kuliah.

Mengingat untuk mendapatkan gelar sarjana membutuhkan waktu dan biaya cukup besar, maka Anda perlu mengetahui program studi yang justru berpotensi mengancam karir Anda.

Dilansir dari laman Kiplinger Personal Finance, terdapat penelitian yang menganalisis tingkat pengangguran dan gaji bagi lulusan dengan 100 jurusan terpopuler. Dan ternyata ada 10 daftar jurusan kuliah yang memperoleh nilai terburuk.

Penelitian ini menggunakan data dari Payscale.com dan Pusat Pendidikan dari Universitas Georgetown untuk mencari jurusan dengan para lulusan baru. Lulusan ini justru menghadapi tingkat pengangguran tinggi dan gaji rendah.

Berikut 10 program studi yang salah untuk karier Anda, antara lain :

1. Bahasa Inggris
- Tingkat pengangguran sebesar 6,7% (rata-rata untuk semua lulusan sarjana 4,9%).
- Tingkat pengangguran untuk lulusan baru 9,2% (rata-rata untuk 100 jurusan sebesar 7,7%)
- Rata-rata gaji: US$ 48 ribu dari biasanya rata-rata sarjana dengan jurusan lain US$ 54.756
- Rata-rata gaji untuk lulusan baru: US$ 32 ribu, lebih rendah dari gaji lulusan 100 jurusan terfavorit US$ 37 ribu
-Proyeksi pertumbuhan pekerjaan 2010-2020 hanya 6% dari rata-rata 14%

2. Sosiologi
- Tingkat pengangguran sebesar 7,0%
- Tingkat pengangguran untuk lulusan baru 8,6%
- Rata-rata gaji: US$ 45 ribu
- Rata-rata gaji untuk lulusan baru US$ 32 ribu
- Proyeksi pertumbuhan pekerjaan 2010-2020 sebesar 18%

Halaman123
Editor: Bejoroy
KOMENTAR
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas