Minggu, 21 Desember 2014
Sriwijaya Post

SBY Pimpin Panel Tingkat Tinggi Dunia di Bali

Rabu, 27 Maret 2013 09:08 WIB

SRIPOKU.COM, Bali : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri peresmian pembukaan pertemuan panel tingkat tinggi dunia (High-Level Panel of Eminent Persons/HLPEP) PBB di Nusa Dua, Bali, guna membahas agenda pembangunan pasca-2015.

Pertemuan yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu (27/3/2013) pagi, itu secara resmi dipimpin bersama oleh Presiden SBY dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf.

Sementara pemimpin panel lain, yakni Perdana Menteri Inggris David Cameron tidak dapat hadir karena berhalangan. Ia memilih menyampaikan pandangannya melalui video conference.

Menurut keterangan resmi dari Kantor Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan HLPEP Agenda Pembangunan Pasca-2015 setelah rangkaian HLPEP sebelumnya di New York (September 2012), London (November 2012), dan di Monrovia pada Januari 2013.

"Pertemuan Bali merupakan bagian penting dari rangkaian proses penyusunan agenda pembangunan pasca-2015," kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah.

Dengan disepakatinya elemen-elemen serta prinsip-prinsip dari kemitraan global dan perangkat-perangkat pelaksanaannya, menurut Faizasyah, terdapat peluang yang lebih besar dan lebih pasti bagi realisasi agenda pembangunan baru tersebut.

"Pengalaman MDGs (Tujuan Pembangunan Milenium) menunjukkan suatu agenda pembangunan pasca-2015 memerlukan dukungan kemitraan global dan tersedianya perangkat-perangkat implementasi," ujar Faizasyah.

Menurut dia, tanpa kedua elemen tersebut, pencapaian agenda pembangunan baru tidak akan optimum. Pertemuan Panel Tingkat Tinggi di Bali itu akan membahas aspek kemitraan global dan perangkat-perangkat pelaksanaan agenda pembangunan pasca-2015.

Hasil akhir dari keseluruhan pembahasan Panel Tingkat Tinggi, kata Faizasyah, sejak pertemuan pertama di New York akan disampaikan ke Sekjen PBB Ban Ki-moon pada akhir Mei 2013, untuk selanjutnya dibahas dalam Sidang Majelis Umum PBB.

Hadir juga Presiden Majelis Umum PBB Vuk Jeremi, Special Advocate For Inclusive Finance For Development & Honorary Patron of the G20 Global Partnership For Financial Inclusion Putri Mahkota Kerajaan Belanda Maxima, Director of the UN Sustainable Development Solutions Network Jeffrey D Sachs, dan Founder And Chairman Of Open Society Foundations George Soros. (Liputan6.com/Ant/Riz)
Editor: Bejoroy

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas