Senin, 30 Maret 2015

Ustad Yusuf Mansyur Ajak Pembaca Sripo Patungan Bangun Hotel

Selasa, 26 Maret 2013 11:37 WIB

Ustad Yusuf Mansyur Ajak Pembaca Sripo Patungan Bangun Hotel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ustad Yusuf Mansur

"Sekarang ini bisnis membangun hotel haji dan umroh di dekat Bandara Cengkareng. Saya juga neh mengajak pembacanya Sriwijaya Post untuk ikutan patungan usaha. Dulu kan nabungnya di bank. Bank kemudian meminjamkan ke hotel. Lunas kreditnya, jadi punya pengusaha. Saya ngajak langsung hotel bareng-bareng. Satu orangnya Rp 12 juta. Jadi kepemilikannya sama-sama. Saya akan undang masyarakat Palembang. Buat umat, kita kan belum pernah punya aset. Habis hotel ini, kita pesawat haji umroh," ajak ustad KH Yusuf Mansur kepada Sripoku.com beberapa hari lalu di Palembang.  

Hotel dan apartemen ini, kata ustad YM, dibandrol Rp 150 M. Dibagi 12.500 lembar patungan usaha @ Rp12.000.000,-. Per patungan usaha bisa dimiliki oleh 1 orang atau bahkan lebih. Atau bisa dimiliki oleh komunitas, lembaga.

Ilustrasi bagi hasil dari penyelenggaraan hotel dan apartmen dari Horison (sebagai Mitra Pengelola) bisa mencapai, diperkirakan sekitar 8 persen per tahun. Lebih besar dari sekadar narok uang begitu saja di tabungan.

"Anggap aja mindahin tabungan Rp 12.000.000 lebih, tapi saudara jadi punya hotel dan apartemen. Duit tetap berkembang, bahkan bisa balik modal plus tetap dapat bagi hasil selama usahanya tetap ada. Dan insya Allah ada cashback/refund, sampe dengan 100 persen di tahun ke-10, plus tetep tercatat sebagai pemegang/pemilik hotel dan apartemennya. Belom lagi pahalanya, he he he," kata Yusuf.

Menurut Yusuf berbisnis ini juga sekaligus mendapatkan pahala. Antara lain menyediakan kamar dan transportasi untuk mereka yang mau ke tanah suci.

Belum lagi menyediakan makannya juga dan minumnya selama mereka di hotel dan apartemen kita.

"Bila sebelumnya jamaah-jamaah umrah, dan jamaah yang menginap di hotel, ga tau bekas siapa dan bekas apa. kamarnya, he he he, paham ya? Siapa tau tuh kasur tuh kamar dipake buat bermaksiat. Nah, di kamar hotel dan apartemen kita, ga bakal ada gitu-gituan. Dijamin. Insya Allah. Dengan sistem tentunya. Ditambah lagi dengan ide untuk menempatkan 2-3 ustadz terdidik, terlatih, berpengalaman, sebagai tempat nanya-nanya jamaah yang akan berangkat haji dan umrah. Tambah berkah dah. Jamaah bisa nanya-nanya apa saja seputar fiqh dll," beber Yusuf.

Halaman12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas