Kamis, 27 November 2014
Sriwijaya Post

Suporter Persib Dilempari Batu Oleh Kelompok Berseragam Hijau

Minggu, 10 Maret 2013 00:10 WIB


SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Sejumlah anggota Viking (salah satu nama kelompok suporter Persib Bandung) tiba-tiba dilempari batu oleh puluhan orang tak di kenal saat hendak masuk Hotel Sandjadja Palembang, Sabtu (9/3/2013) sekira pukul 22.30.

Peristiwa ini terjadi sesaat setelah mereka menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Sriwijaya FC. Hingga saat ini belum diketahui pasti siapa saja pelaku pelemparan tersebut. Namun menurut anggota Viking, para pelaku yang mengenakan seragam hijau dan oranye mengendarai sepeda motor dan berjumlah sekitar 20-an orang.

Ketua Keamanan Viking dan Bobotoh, Robby Firmansyah memastikan tidak anggotanya yang terluka. Meski begitu, pihaknya sangat menyayangkan kejadian ini.

"Tahu-tahu kita diserang kelompok yang mayoritas berbaju hijau (indentik dengan kelompok suporter Singa Mania) dan orange (identik dengan kempok suporter Persija)," katanya.

Ketika ditanya, apakah ada kemungkinan para pelaku berasal dari kelompok suporter Sriwijaya FC? Robby tak ingin menduga-duga. Menurutnya, hubungan suporter Persib Bandung dengan suporter Sriwijaya FC sejauh ini baik-baik saja.

"Yang pasti tidak ada pelaku yang berseragam kuning," jelasnya.

Pantaun Sripo di lapangan, meski aksi penyerangan kelompok berseragam hijau dan oranye ini tidak mencederai anggota Viking maupun Bobotoh, namun setidaknya menimbulkan kerugian bagi orang lain yang tidak bersalah. Sebab, lemparan batu tersebut mengenai kaca mobil tamu Hotel Sandjadja dan juga memecahkan dua kaca dinding hotel.

Kapolsek IT I, Kompol Dedy Andrianto yang langsung terjun ke lokasi kejadian mengatakan,  pihaknya akan mengusut siapa para pelaku dan apa motifnya. Pihaknya masih belum bisa memastikan, sebab pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan penyerangan itu.

"Kita juga tidak menyangka ini terjadi, sebab selama ini yang kita khawatirkan adalah konflik antar suporter SFC sendiri," katanya.
Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Eko Adiasaputro

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas