RSUD Banyuasin Miliki IGD Modern
RSUD Banyuasin yang terletak di Kelurahan Seterio Banyuasin terus meningkatkan fasilitas untuk pelayanan kepada masyarakat.
Penulis: Saifudin Zuhri | Editor: Sudarwan
Salah satu fasilitas terbaru yakni gedung baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Banyuasin yang cukup modern dengan dilengkapi berbagai fasilitas.
Peresmiannya dilakukan Bupati H Amiruddin Inoed, Kamis (7/3/2013), disaksikan Kapolres AKBP Agus setiyawan, Ketua PMI Banyuasin Hj Hafinalty, anggota komisi IV Mei Yasri dan Direktur RSUD Hj Eka Mutika.
Direktur RSUD Banyuasin Dr Hj Eka Mutika MKes menjelaskan RSUD Banyuasin didirikan tahun 2006 dan sampai saat ini sudah memenuhi pelayanan.
"Dan insya Allah akreditasi tipe c tahun ini," katanya.
Di RSUD ini sudah melayani 4 spesialis yakni spesialis anak, penyakit dalam, bedah dan PNS spesialis mata, laboratorium sudah beroperasi selama 24 jam mulai Februari, unit radiologi 24 jam dan IGD juga sudah siap dan lengkap.
"Hari ini kita juga melaksanakan operasi katarak gratis, kuota 20 orang tapi yang terdaftar 70 orang, namun tetap kita layani dan akan dibiayai jamsoskes dan jamkesmas untuk pembelian lensa," katanya.
RSUD juga, sudah dapat melayani operasi yang terjadwal, setiap hari Senin sampai Kamis dan juga pelayanan penyakit kandungan.
"Kita juga kerjasama dengan RSMH dalam penanganan korban lakalantas, mengingat instalasi IGD tahun 2012 ini isinya sebagian sudah sebagian dipenuhi dan tahun ini akan dilengkapi. Kasus lakalantas seperti patah leher cukup tinggi dan butuh penanganan cepat," katanya.
RSUD Banyuasin juga mendapat bantuan 3 unit ambulans bantuan aspirasi Golkar DPRD Sumsel yang dilengkapi rekam jantung dan oksigen.
Bupati H Amiruddin Inoed mengatakan, sehat itu mahal. "Kita perlu sehat. Maka Pemkab Banyuasin sejak tahun 2013 mengutamakan pembangunan sektor kesehatan ini. Salah satunya pembangunan RSUD ini. Ada gedung, ada para medis, ada alat, obat dan ada uang," katanya.
Sudah ada empat direktur pimpin RSUD ini. Banyak kemajuan yang sudah dicapai antara lain ado dokter spesialis dan IGD. IGD ini perawatan awal.
Kerja 24 jam sudah punya 3 kendaraan ambulans lengkap dengan alat, rekam jantung, transfusi darah.
"Kematian selama ini karena terlambat pertolongan pertama, maka kekurangan ini terus kita lengkapi," katanya.
"Tipe c harus kita realisasikan, maka syarat harus dipenuhi, saya kalau ke RSUD ini rewel, kipas angin, air bersih, genset, obat-oabatan, tempat tidur, para medis. Ini semua untuk pelayanan kepada masyarakat dan harus dipenuhi," tandasnya.
