• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Sriwijaya Post

Parkir Paralel Depan Cinde Bakal Dikaji Ulang

Selasa, 26 Februari 2013 13:56 WIB
Parkir Paralel Depan Cinde Bakal Dikaji Ulang
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Masripin Thoyib
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Parkir paralel di sepanjang Cinde menuju Simpang RS RK Charitas yang dinilai turut memacetkan jalan kemungkinan bakal dikaji ulang pada forum lalu-lintas.

"Itu di Cinde hingga Letnan Mukmin Lr Lebak ya. Akan dikaji lagi. Apabila memang mengganggu, akan dibawa ke forum lalu lintas," ungkap Kadishub Kota Palembang, H Masripin Thoyib, kepada Sripoku.com, Selasa (26/2/2013).

Menurut Masripin meski banyak pepohonan di kawasan Cinde tersebut, pada prakteknya parkir paralel itu bisa di sela-selanya.

"Itu yang boleh di sela pohon. Sebetulnya awalnya dulu saya justru nyuruh agar di kawasan dibebaskan dari parkir. Cuma kita kasihan pemilik toko," ujar Masripin.

Masripin menceritakan, saat ia naik bis dengan walikota sempat mengomentari untuk parkir di kawasan simpang Charitas ini.

"Waktu naik bis dengan Pak Wali sempat bilang itu. Memang jalannya menyempit dan ada traffict light. Tapi kan masih ada di sela-sela pohon," katanya.

Menurutnya parkir parlel akan tetap terus hingga nanti tersedia kantong-kantong parkir.

"Kalau sudah ada kantong-kantong parkir, parkir paralel itu akan dihilangkan," imbuhnya.

Untuk kantong-kantong parkir sudah disurvei seperti lokasi Lapas, Candi Angsoko, dekat Pasar Cinda, eks Poltabes Lama.

"Itu hasil survei CDIA. Tapi apa mungkin. Kalau ada investor," ujar Masripin.

Sebelumnya Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Gusti Maychandra menilai khusus di kawasan Cinde menuju Simpang Charitas tidak efektif.

"Ternyata kita nilai ini malah menambah masalah. Yang semestinya bisa dilalui kendaraan sepanjang Cinde menuju Simpang Charitas, ini malah menutup satu jalur," ungkap Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Gusti Maychandra.

Menurut Kasatlantas, khusus di kawasan Cinde ini banyak pohon-pohon maju ke luar sehingga memakan badan jalan saat digunakan parkir paralel.

"Untuk itu sebaiknya parkirnya tetap masuk ke dalam," tegas Gusti.

Pasalnya dengan memakan satu jalur ini, efek dari parkir paralel di kawasan Cinde menuju Simpang Charitas ini menimbulkan kemacetan terutama merugikan pengendara yang hendak menuju Jl Kapten A Rivai.

"Satu jalur ini menutupi yang semestinya bisa dilalui pengendara yang hendak menuju Jl Kapten A Rivai," ujar Gusti.
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas