Minggu, 21 Desember 2014
Sriwijaya Post

Jalan Kabupaten di OKU Timur Ditanami Batang Kelapa

Selasa, 26 Februari 2013 18:08 WIB

Jalan Kabupaten di OKU Timur Ditanami Batang Kelapa - jalan1.jpg
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga ditanami warga batang kelapa.
Jalan Kabupaten di OKU Timur Ditanami Batang Kelapa - jalan2.jpg
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga ditanami warga batang kelapa.
Jalan Kabupaten di OKU Timur Ditanami Batang Kelapa - jalan3.jpg
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga ditanami warga batang kelapa.
Jalan Kabupaten di OKU Timur Ditanami Batang Kelapa - jalan4.jpg
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga ditanami warga batang kelapa.
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Warga Desa Sukanegara, Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur nekat menancapkan potongan batang kelapa di ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah sejak beberapa bulan terakhir.

Kerusakan jalan diperparah oleh kondisi hujan yang terus menggenangi ruas jalan yang notabenenya merupakan tanah merah sehingga menyebabkan jalan semakin berlubang dan sulit untuk dilalui.

Dari pengamatan Selasa (26/2/2013), kerusakan jalan kabupaten di wilayah tersebut menyebabkan warga kesulitan untuk membawa hasil bumi keluar.

Setiyono (40), warga Desa Karyamaju, Kecamatan Belitang III, OKU Timur ketika diwawacarai saat melintas di ruas jalan tersebut mengatakan, kerusakan ruas jalan tersebut memang sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Namun kerusakan yang paling parah terjadi sejak musim hujan sejak beberapa bulan terakhir sehingga menyebabkan jalan menjadi berlubang dan sulit untuk dilalui karena merupakan tanah merah yang melekat di ban kendaraan.

“Kalau kemarau tidak terlalu menghambat perjalanan. Hanya berdebu saja. namun kalau musim hujan seperti ini. Pengendara harus ekstra hati-hati. Selain licin, jalannya juga banyak berlubang yang digenangi air,” ujarnya.

Sepertinya lanjut Setiyono, warga di wilayah tersebut sengaja menanamkan batang kelapa untuk memberi petunjuk pengguna jalan terutama kendaraan bermotor agar melintas pinggiran jalan. Karena ditengah-tengah jalan selain berlubang cukup dalam dan dipenuhi air, akan membuat sepeda motor terjebak dan sulit untuk keluar.
Penulis: Evan Hendra
Editor: Soegeng Haryadi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas