Fatah Mohon Dukungan Warga Palembang
Fatah yang bercita-cita jadi musisi ini berharap bisa tembus 3 besar dan ia ingin membawa harum nama orangtua, sekolah
Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Keluarga salah seorang peserta 15 besar Idola Cilik asal Palembang, Fatah berharap sekali dukungan masyarakat Sumsel khususnya Palembang.
"Kami bingung mau minta dukungan ke pemerintah setempat agar lebih luas. Apakah dibuat spanduk di pasang di kota. Jelas kita sangat berharap sekali masyarakat Sumsel, khususnya Palembang mau mendukung Fatah untuk bisa terus melaju di kompetisi Idola Cilik ini," ungkap ibunda Fatah, Rustini didampingi ayahandanya Ahmazi, pamannya Syamsul Bahri dan tantenya Rukmanidar ditemui kediamannya Jl Naskah Kompleks Bukit Sederhana Blok B1 No 6 RT 35 RW 12 Sukarami Palembang, Selasa (8/1/2013) malam.
Fatah yang bernama lengkapnya Muhammad Ibrahim Fattah ini sadar bukanlah dari keluarga yang berada sehingga bisa dengan mudah menjaring dukungan masyarakat pemirsa televisi.
"Paling untuk sementara ini dukungan dari keluarga murid, keluarga, kawan sesama ngajar dan orang yang dikenal," ujar Rustini yang sehari-harinya mengajar di MAN Sakatiga Inderalaya OI.
Siswa kelas 7B SMPN 40 Palembang ini tinggal di rumah berdinding batako tak berplester.
Hanya saja di ruang tamu terdapat lemari kayu dihiasi banyak trofi yang dikumpulkan bocah kelahiran Palembang, 22 Februari 2001 ini.
"Piala-piala ini hasil Fatah seperti menjuarai lomba azan, baca Alquran Tingkat Kecamatan Sukarami 2011, juara III Nasyid se-Kota Palembang dalam rangka 1 Muharam," jelas Ahmazi yang sehari-harinya pekerja seni kaligrafi reklame.
Keikutsertaan Fatah ikut Idola Cilik berawal dari keinginannya yang kuat saat melihat tayangan di televisi.
Kemudian berkat dukungan orangtuanya, penggemar berat lagunya Ebit G Ade ini pun mengikuti rangkaian audisi yang dimulai Jumat (7/9/2012) di Studi Zaza Jl Angkatan 45 Palembang. Audisi kedua di Hotel Swarna Dwipa, Minggu (9/9/2012).
Bocah pria yang bisa bernyanyi sambil memetik gitar ini pun lolos melenggang ke Jakarta, 17 November 2012 setelah melalui penyaringan untuk mendapatkan 43 besar.
"Fatah kemudian masuk karantina sejak 29 November hingga 27 Desember 2012. Setelah beberapa hari pulang ke Palembang, Rabu (9/1/2013) pagi ini Fatah kembali ke Jakarta. Insya Allah kalau lancar dan tidak tereliminasi bisa sampai 27 April 2013 nanti di Jakarta," jelas Rustini kepada Sripoku.com.
Fatah yang bercita-cita jadi musisi ini berharap bisa tembus 3 besar dan ia ingin membawa harum nama orangtua, sekolah, Kota Palembang dan Sumsel.
"Maksimal bisa tembus 3 besar. Bangga, senang bisa mengharumkan nama orangtua, sekolah, Kota Palembang dan Sumsel. Senang bertemu banyak artis, di karantina banyak kawan berasal dari seluruh Indonesia. Kalau capeknya seharian di studio belajar. Kadang sampai jam 11 malam baru balik ke hotel kalau besoknya mau tampil. Mohon dukungannya, bisa ketik IC Fatah kirim SMS 6288," ujar Fatah.