A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Supir Pusing Saat Melintas di Jalan Khusus Batu Bara - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Sriwijaya Post

Supir Pusing Saat Melintas di Jalan Khusus Batu Bara

Selasa, 1 Januari 2013 18:17 WIB
Supir Pusing Saat Melintas di Jalan Khusus Batu Bara - SERVO2.jpg
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Situasi terkini jalan khusus angkutan batu bara yang dikeluhkan para supir angkutan batu bara karena dinilai belum layak untuk dilalui.
Supir Pusing Saat Melintas di Jalan Khusus Batu Bara - SERVO3.jpg
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Situasi terkini jalan khusus angkutan batu bara yang dikeluhkan para supir angkutan batu bara karena dinilai belum layak untuk dilalui.
Supir Pusing Saat Melintas di Jalan Khusus Batu Bara - SERVO4.jpg
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Situasi terkini jalan khusus angkutan batu bara yang dikeluhkan para supir angkutan batu bara karena dinilai belum layak untuk dilalui.
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Sebagian supir batu bara mengaku ogah melintasi jalan Servo, jalan khusus yang dibuat untuk angkutan batu bara. Penyebabnya, kondisi jalan dinilai belum layak dilewati terutama untuk kendaraan berukuran besar.

"Kami sudah uji coba melintasinya dengan dump truk dalam kondisi kosong, namun ternyata masih banyak jalannya yang rusak. Sekarang saja saya baru bisa bebas dari slip," ujar seorang supir truk batu bara, Supariadi (50) warga Palembang, Selasa (1/1/2013).

Menurut Supariadi, selama melintas di jalan tersebut kendaraannya sudah dua kali terjebak lumpur karena memang masih ada beberapa titik jalan yang kondisi tanahnya masih labil dan perlu pengerasan secara merata.

Selain itu memang ada beberapa buah jembatan darurat yang belum selesai dikerjakan sehingga sering kebanjiran dan rusak.

"Kalau seperti ini kondisinya kami tetap menolak lewat. Daripada kami terjebak dan kendaraan rusak siapa yang mau bertanggungjawab," ujarnya yang semalaman tertidur di hutan.

Jika melihat kondisi jalannya, lanjut Supariadi, jalan ini memang belum layak dilalui karena masih banyak berlumpur, jembatan belum selesai dan jalannya belum sepenuhnya diperkeras.

Sebagai contoh dibeberapa titik daerah Muara Lematang, Benakat dan Merapi Timur, jalannya masih banyak yang terendam banjir jika hujan.

Sementara itu dari pengamatan di lapangan, kondisi Jalan Lintas Sumatera kini sepi. Namun masih ada beberapa truk batu bara yang melintas meskipun larangan melintas per tanggal 1 Januari 2013 oleh Gubernur Sumsel sudah diberlakukan dan tidak ada lagi tawar menawar.
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Soegeng Haryadi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
201011 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas