• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Sriwijaya Post

YLKI Sumsel Laporkan Garuda ke BPSK

Senin, 15 Oktober 2012 22:11 WIB
YLKI Sumsel Laporkan Garuda ke BPSK
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua YLKI Sumsel, Taufik Husni
SRIPOKU.COM. PALEMBANG --- Ketua YLKI Sumsel RM Taufik Husni SH berang atas pernyataan sikap pejabat Garuda Indonesia di media yang dinilainya seolah tidak ada bentuk permohonan maaf. Ia menyatakan akan melaporkan ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen).

"Saya laporkan dalam hal ini yang namanya Hasymi. BPSK akan panggil dia. Jangan main-main. Kita minta klarifikasi kronologis kejadian bukti telah menjalankan SOP. Jangan dia mau mengajari Permenhub. Jangan mengalihkan masalah. Kami juga bukan mau minta kompensasi uang. Kita minta pertanggungjawabkan statemen di koran seolah-olah penumpang dapat ganti rugi. Ini tidak sesuai dengan yang kami tuntut pada saat demo Kamis (11/10) lalu. Menurut konsumen, Garuda tidak menginformasikan. Apabila dalam penjelasannya nanti berbau unsur pidana (perbuatan tidak menyenangkan atau pembohongan publik) kami akan teruskan ke pidana," tegas RM Taufik Husni, Senin (15/10/2012).

Taufik kembali menegaskan, pihak Garuda tidak bisa memungkiri telah menelantarkan penumpang hingga hampir empat jam menunggu delaynya penerbangan GA 113 tujuan Jakarta. Yang lebih penting lagi, aksi protes yang dilayangkannya tersebut untuk memperbaiki SOP (standard operating procedure) sesuai dengan pasal 4 Undang Undang Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999 tentang Hak Konsumen huruf (c) atas informasi yang jelas mengenai kondisi mengenai jaminan barang/jasa.

Menanggapi hal ini, Station and Service Manager Garuda Indonesia Branch Office SMB II Palembang, Hasymi Husin enggan mengomentarinya dan hanya mengirim pesan singkat. "Terima kasih atas informasinya," kata Hasymi.
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Eko Adiasaputro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
150202 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas