Awalnya Thierry-Lim Nyaris Tidak Diterima Ivan Kolev
Zadi adalah pemain yang berposisi sebagai center bek, seperti Thierry Gathuessi, tidak ada yang tahu dengan kualitas Zadi.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
Zadi adalah pemain yang berposisi sebagai center bek, seperti Thierry Gathuessi, tidak ada yang tahu dengan kualitas Zadi. Juga seperti halnya Lim Jun Sik, gelandang bertahan asal Korea Selatan yang kini bermain di Persipura.
Pada masa SFC dilatih Ivan Kolev, banyak yang meragukan kemampuan Thierry ataupun Lim, bahkan kedua pemain ini nyaris tidak diterima Kolev, jika sang pelatih tidak sedang dikejar deadline perburuan pemain asing untuk mencukupi slot kuato asing SFC ketika itu.
Thierry misalnya, sebelumnya sempat mengikuti seleksi bersama PSM Makasar dan tidak diterima pelatih Robert Rene Albert ketika itu. Nyatanya, kedua pemain ini bersinar. Bahkan Kolev ketika itu menyatakan lebih menunggu pemain Timnas asal Kenya, Gergoe Owino Audi dibandingkan mengambil Thierry.
Baginya pria Kamerun berpaspor Prancis itu adalah pilihan kedua."Saya masih menunggu Audi, kalau Thierry akan kita lihat lagi," ujar Kolev ketika itu.
Namun berkat desakan suporter, rekan-rekan wartawan dari media lokal dalam beberapa kesempatan sesi wawancara, akhir Kolev luluh dan menerima Thierry.
Terkait dengan Zadi, pihak manajemen menyerahkannya kepada pelatih as Hartadi untuk melihatnya."Sejauh ini kami tetap yakin dengan pilihan Kas Hartadi, makanya ketika agen menawarkan bek ini kami ingin dia mengikuti seleksi lebih dulu," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin Selasa (9/10/2012).
Sementara pelatih Kas Hartadi membenarkan jika sang agen menawarkan Zadi yang disebut-sebut memiliki kualitas lebih baik dari Thierry."Tentunya saya ingin center bek benar-benar berkualitas dan berpengalaman di ISL, makanya ketika ada pemain yang baru masuk, saya ingin melihat permainan dalam level yang lebih kompetitif saat ujicoba," jelas Kas.