Pipa Minyak Mentah Terbakar

Korban Tewas Terus Bertambah

Satu orang korban bernama Joni (12), meninggal dunia di RS dr Bratanata (DKT) hari ini, Jumat (6/10/2012) pukul 14.00.

Penulis: Iswahyudi | Editor: Sudarwan
Korban Tewas Terus Bertambah - 1BBM.JPG
IST
Asap tebal membumbung ke udara dari lokasi ledakan pipa minyak mentah.
SRIPOKU.COM, BAYUNGLENCIR - Korban dalam ledakan dan kebakaran minyak mentah di jalur pipa distribusi pertagas Km 290, Dusun Srimaju, Kelurahan Bayunglencir, Kecamatan Bayunglencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (3/10) pukul 05.30, bertambah lagi.

Satu orang korban bernama Joni (12), meninggal dunia di RS dr Bratanata (DKT) hari ini, Jumat (6/10/2012) pukul 14.00.

Hal ini disampaikan anggota Polsek Bayunglencir, Afrizal, via pesan singkat (SMS).

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan bahwa korban Joni telah meninggal dunia di RS dr Bratanata (DKT) siang ini pukul 14.00.

"Iya benar, Joni sudah meninggal dunia di rumah sakit. Kita sudah informasikan kepada pihak keluarga yang tengah dalam perjalanan ke Palembang, mengambil jenazah ibu Joni, Kartini," jelasnya via telepon kepada Sripoku.com.

Menurut pihak keluarga pada hari pertama kejadian, Kartini di TKP untuk mencari anaknya Joni yang berada di lokasi kejadian saat minyak mentah milik PT Elnusa bocor.

Menurut adik kandung Kartini, Musawiyah saat dikonfirmasi via telepon membenarkan bahwa keponakannya, Joni sudah meninggal dunia.

Saat ini, pihak keluarga dibagi dua, ada yang mengambil jenazah Kartini di RS Bhayangkara Palembang dan ada yang membawa pulang Joni dari Jambi ke Bayunglencir.

Dengan demikian total keseluruhan korban meninggal dunia berjumlah tujuh orang, tiga orang tewas di lokasi kejadian atas nama Egi bin Narto (18), Kartini (50) dan Ahmad Andi Galip (13). Lalu meninggal di rumah sakit yakni Agus Bastiar(20), Andri Wibawa (35), Alfian Sauri (40) dan Joni (12).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved