A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Dayung Sumbang Dua Medali - Sriwijaya Post
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Sriwijaya Post

Dayung Sumbang Dua Medali

Sabtu, 15 September 2012 18:32 WIB
SRIPOKU.COM, PEKANBARU - Cabang olahraga dayung Sumsel akhirnya berhasil merebut 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 yang digelar di Danau Kebon Nopi, Kuantan Singingi, Riau, Sabtu (15/9).

Pada nomor Rowing Double Sculs (LW2X) atau di kelas ringan, Tim Dayung Sumsel berhasil meraih perak melalui Wahyuni dan Yuniarti.

Sementara untuk medali emas direbut oleh pasangan dari Maluku, dan medali perunggu diraih oleh atlet dari Papua.

Medali perunggu disumbangkan dari beregu putri atas nama Ellin Windasari, Ulfatun Nadiroh, Wahyuni dan Yuniarni pada nomor Rowing Coxless Fours (W4-), sedangkan medali emas jatuh kepada atlet beregu dari Sulawesi Utara, dan sementara perak direbut atlet asal Kalimantan Tengah.

“Kalau bicara peluang dan kekuatan, sebenarnya semua daerah memiliki kekuatan yang merata pada PON kali ini dan tidak ada yang dominan, tetapi nampaknya tuan rumah lebih siap," kata Sekretaris Umum Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Sumsel, Eva Rulianingtinas usai dihubungi Sripoku.com, Sabtu (15/9).

Dengan segala kondisi keterbatasan yang serba minim dan sama sekali tidak standar PON, diakui Eva hal ini cukup mempengaruhi kesiapan dan mental atlet.

Terutama masalah keterbatasan peralatan yang dimiliki oleh tim dayung Sumsel termasuk venue tempat latihan yang belum standar.

Tinggal lagi menunggu keseriusan Pengrov Sumsel untuk lebih mengembangkan cabang olahraga air ini.

"Seperti venue tempat latihan yang kita miliki hanya memiliki jarak tempuh sejauh 1000 M, jika ingin lebih maksimal maka harus lebih dari itu. Begitu pula dengan masalah peralatan, yang masih mengandalkan perahu eks PON 2004 lalu, maka sulit untuk mengharapkan hasil yang maksimal walaupun atlet-atlet yang dimiliki berpotensi,” ungkapnya.

Hasil satu perak dan satu perunggu ini adalah peluang terakhir bagi Tim Dayung Sumsel, mengingat semua nomor yang diikuti sudah diperlomnbbakan semua.

Sebenarnya cabang olahraga dayung masih akan mempertandingkan satu nomor lagi yakni dragon boat, tetapi Sumsel tidak mengirim atletnya.
Penulis: Darwin Sepriansyah
Editor: Sudarwan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
133151 articles 17 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas